Curabitur
Surakartaraya.com- Kementerian Sosial (Kemensos) akan memberikan gelar pahlawan pada Presiden ke-2 Soeharto.
Namun ditolak
oleh Ketua PDIP Ribka Tjiptaning, dengan menegaskan Soeharto selama 32 tahun
terlibat dalam serangkaian kasus penghilangan nyawa.
Merespon
tersebut, Plt Ketua DPD PDIP Jateng FX Hadi Rudyatmo menegaskan adanya
penolakan itu berarti ada harapan dari masyarakat yang harus didengar.
“Itu usulan
pahlawan nasional kan ada dari bawah. Penolakan dan sebagainya berarti akan ada
hal yang dipertimbangkan,” ujar Rudy di Solo, Minggu (26/10).
Dia menegaskan
penolakan Soeharto jadi pahlawan nasional berarti ada persoalan masa lalu yang
belum selesai.
“Kalau Soeharto
ditolak untuk jadi pahlawan nasional, berarti kan persoalan-persoalan yang
kemarin belum selesai. Kira-kira seperti itu,” katanya.
Ia pun
menegaskan persoalan itu salah satunya pada kasus unjuk rasa Reformasi 1998.
“Ya itu (1998),
PDIP punya aturan dan punya prinsip dalam menolak sebuah usulan yang itu
diharapkan oleh masyarakat,” tandasnya. (IM).
Your email address will not be published. Required fields are marked *