Curabitur
Surakartaraya.com- Tiga orang yang sempat membuat heboh Kota Solo lantaran berperan sebagai pocong dan tertangkap CCTV berkeliling dengan sepeda motor akhirnya meminta maaf setelah diamankan jajaran Polresta Solo, Selasa (9/6).
“Kami meminta
maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Kota Solo karena telah membuat
kegaduhan di media sosial. Kami berjanji tidak akan mengulangi perbuatan
tersebut lagi,” ujar DRA, Selasa (9/6).
Kasatreskrim
Polresta Solo, AKP Derry Eko Setiawan mengatakan, pihaknya berhasil menemukan
ketiga orang tersebut setelah melakukan penyelidikan dari rekaman CCTV yang
sempat viral di medsos.
Ketiga pelaku
adalah DRA (20), SR (26) dan SM (36), semuanya merupakan warga Kota Solo, Jawa
Tengah.
“Setelah kami
klarifikasi ternyata ketiganya tidak ada maksud membuat teror. Karena saat
kejadian mereka baru selesai melaksanakan kegiatan pendadaran salah satu
perguruan silat, dimana ketiganya mendapat tugas untuk menguji mental peserta
dengan berperan sebagai pocong,” katanya.
Dia mengatakan
peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (6/6) sekitar pukul 01.15 WIB dan
ketiganya tertangkap CCTV saat melintas di kawasan SDN 80 Ngoresan, Kecamatan
Jebres, Kota Solo.
“Yang
menggunakan kain putih menyerupai pocong adalah DRA, kemudian SR berada di
posisi penumpang dan SM bertugas mengendarai sepeda motor yang digunakan saat
kegiatan berlangsung. Saat tertangkap kamera CCTV ketiganya sudah selesai
melaksanakan tugas pendadaran dan mengikuti peserta yang hendak mencari makan,”
ungkap Derry.
Lantaran
memastikan tak ada indikasi rencana kejahatan ataupun teror yang sengaja untuk
membuat resah warga, maka ketiganya hanya diberikan pembinaan dan membuat surat
pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan serupa.
“Selain itu,
DRA, SM dan SR juga dikenai sanksi wajib lapor sebagai bentuk pembinaan dan
pengawasan,” tandasya. (IM).
Your email address will not be published. Required fields are marked *