Curabitur
Surakartaraya.com, Semarang- Ribuan massa aksi mahasiswa enggan pulang meski langit kota Semarang mulai gelap, Aksi massa masih bertahan memadati kawasan bundaran air mancur Jalan Pahlawan, Kamis (22/10) hingga pukul 18.50 masih terlihat kerumunan massa mahasiswa menyuarakan aksinya.
"Mari
melawan sampai malam. Mari melawan sampai jam 8, jam 9, jam 10," teriak
massa aksi dari mobil komando.
Sambil
mengibarkan spanduk dan menyalakan penerangan, sebagian mahasiswa nekat
memanjat serta berdiri di monumen air mancur, terlihat kerumunan massa
berdesakan mengelilingi area bundaran.
Kapolda Jawa
Tengah Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan sempat mendekat ke arah massa aksi untuk
memberikan imbauan secara langsung agar mereka segera membubarkan diri secara
tertib.
"Kami
yakin sebagian besar adik-adik mahasiswa di sini ingin menyampaikan aspirasi,
tapi saya khawatir. Mohon tertib," ujar Kapolda di tengah kerumunan.
Namun, imbauan
tersebut tak dihiraukan oleh massa. Mobil komando tetap terus menyiarkan
lagu-lagu perjuangan dan sebagian besar massa bernyanyi bersama tanpa
memedulikan perkataan pihak kepolisian.
Tak hanya itu,
massa beberapa kali meneriakkan yel-yel dan kata "revolusi" yang
disambut sorak sorai riuh dari seluruh peserta aksi. (Tyo)
Your email address will not be published. Required fields are marked *