Ribuan Massa Aksi Mahasiswa Semarang Menolak Pulang, Meski Dibubarkan

- 22 Oktober 2026 | 20:43
IMG
Ribuan massa aksi mahasiswa enggan pulang meski dibubarkan aparat keamanan. (Dok. surakartaraya.com)

Surakartaraya.com, Semarang-  Ribuan massa aksi mahasiswa enggan pulang meski langit kota Semarang mulai gelap, Aksi massa masih bertahan memadati kawasan bundaran air mancur Jalan Pahlawan, Kamis (22/10) hingga pukul 18.50 masih terlihat kerumunan massa mahasiswa menyuarakan aksinya.

"Mari melawan sampai malam. Mari melawan sampai jam 8, jam 9, jam 10," teriak massa aksi dari mobil komando.

Sambil mengibarkan spanduk dan menyalakan penerangan, sebagian mahasiswa nekat memanjat serta berdiri di monumen air mancur, terlihat kerumunan massa berdesakan mengelilingi area bundaran.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan sempat mendekat ke arah massa aksi untuk memberikan imbauan secara langsung agar mereka segera membubarkan diri secara tertib.

"Kami yakin sebagian besar adik-adik mahasiswa di sini ingin menyampaikan aspirasi, tapi saya khawatir. Mohon tertib," ujar Kapolda di tengah kerumunan.

Namun, imbauan tersebut tak dihiraukan oleh massa. Mobil komando tetap terus menyiarkan lagu-lagu perjuangan dan sebagian besar massa bernyanyi bersama tanpa memedulikan perkataan pihak kepolisian.

Tak hanya itu, massa beberapa kali meneriakkan yel-yel dan kata "revolusi" yang disambut sorak sorai riuh dari seluruh peserta aksi. (Tyo)

Berita Terkait