Kirab Malam Satu Suro Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka

- 18 Juni 2026 | 17:10
IMG
Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menjalankan tradisi adat kirab malam 1 Suro, Rabu (17/6) pukul 00.00 WIB. (Dok. Surakartaraya.com)

Surakartaraya.com- Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menjalankan tradisi adat kirab malam 1 Suro, Rabu (17/6) pukul 00.00 WIB.

Kirab tersebut mengeluarkan 14 pusaka dan tiga ekor kebo bule (kerbau) Kyai Slamet.

Kirab dimulai saat lonceng dibunyikan dan kirab diawali dengan barisan depan tiga ekor kebo bule sebagai pembuka jalan. 

PB XIV Hangabehi atau Mangkubumi melepas rombongan kirab di Sasana Sewaka bagian pendopo Keraton Solo menuju keluar pintu Kori Kamandungan.

Lalu diikuti abdi dalem, dan peserta kirab, serta pusaka. 

Masyarakat antusias menyaksikan jalannya kirab dari Kamandungan Keraton Solo, hingga sepanjang rute kirab.

kirab keluar dari Kori Kamandungan melalui Jalan Supit Urang menuju Gladak dan Jalan Jenderal Sudirman. 

Dari sisi timur melewati Jalan Mayor Kusmanto sampai dengan Telkom belok ke timur menuju Jalan Kapten Mulyadi, lalu ke selatan lurus hingga simpang Baturono belok ke barat ke Jalan Veteran dilanjutkan ke Yos Sudarso lalu Jalan Slamet Riyadi dan kembali ke Keraton Solo

Ketua Eksekutif LDA, KPH Eddy Wirabhumi, mengatakan pusaka yang dikeluarkan sepenuhnya atas dawuh PB XIV Mangkubumi. Sebab, pihak PB XIV Purbaya tidak mengeluarkan pusaka dalam kirab ini.

"Iya (yang mengeluarkan pusaka dari PB XIV Mangkubumi). Kemarin di dalam rapat, yang di sana tidak mengeluarkan, sehingga kita yang mengeluarkan. Walaupun kita tadinya juga siap, kalau mau sama-sama ya monggo. (Jumlahnya) 14 pusaka," kata Eddy.

Terpisah, PB XIV Purbaya dilokasi sama Sasono Sewaka tidak menggelar kirab malam 1 Suro dan hanya menggelar doa bersama serta tahlil.

Pengageng Paran Parakarsa PB XIV Purbaya, KPAAd Nur Wijaya Adiningrat menegaskan keputusan tidak ada kirab sesuai dawuh PB XIV Purbaya pada last minute.

“Kami dapat dawuh PB XIV. Pertimbangan berbagai macam hal, termasuk prioritas keselamatan pusaka dan lain hal, maka Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Pakubuwono XIV (Purbaya) memutuskan untuk tidak miyoskan (mengeluarkan) pusaka malam hari ini," kata Kanjeng Dany sapaan akrabnya.

 

Ia menyebut peringatan Malam 1 Suro tidak hanya kirab saja. Melainkan banyak hal yang bisa dilakukan. Salah satunya haul dalem Paku Buwono X.

?"Peringatan Malam 1 Suro itu bukan cuma kirab saja. Akan tetapi, ada khaul dalem Pakubuwono X, terus ada wilujengan, ada doa bersama, ada iktikaf dan salat hajat di Masjid Pujosono, terus ada juga doa di Bandengan, dan lain sebagainya,” tandasnya. (IM).