Modus Jadi Pembeli, Bawa Kabur Cincin Emas Senilai Rp10 Juta

- 11 Juni 2026 | 15:27
IMG
Lokasi Toko Emas Sumber Lancar Cap Bader yang jadi koraban modus pembeli emas. (Dok. Surakartaraya.com)

Surakartaraya.com- Kasus kejahatan modus berpura-pura membeli emas berupa 2 cincin emas seberat 6,5 gram lalu membawa kabur, menimpa Toko Emas Sumber Lancar Cap Bader Jl. Kapten Piere Tendean No.90 Kel. Nusukan Kec. Banjarsari Kota Surakarta, Rabu (10/6).

Informasi dihumpun, peristiwa tersebut terjadi pukul 14.43 WIB. Dimana korban melihat pelaku datang berboncengan menggunakan sepeda motor. 

Kemudian pelaku yang duduk dibelakang, turun dari sepeda motor dan berpura pura mau membeli perhiasan, sementara teman pelaku menunggu di sebelah selatan TKP. 

Pelaku sedang memilih milih perhiasan, dan tak berselang lama langsung kabur bersama teman yang sudah menunggunya ke arah selatan. Atas kejadian tersebut korban melaporkan ke Polsek Banjarsari. Kerugian berupa dua cincin berat total 6,5 gram, senilai  Rp10 juta. 

Kasi Humas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani menyebut hasil penyelidikan awal yang dilakukan jajaran Satreskrim, pelaku menjalankan modus berpura-pura sebagai pembeli sebelum akhirnya membawa kabur barang yang diduga menjadi sasaran pencurian.

“Ini bukan perampokan. Modus berpura-pura sebagai pembeli sebelum akhirnya membawa kabur barang yang diduga menjadi sasaran pencurian,” kata Lingga, Minggu (14/6).

Dri rekaman CCTV, kata dia, terlihat seorang laki-laki masuk ke toko dan berpura-pura hendak membeli emas. Pelaku kemudian terlibat percakapan dengan penjaga toko sambil menunggu situasi lengah.

“Di CCTV terlihat satu orang berpura-pura membeli, menawarkan seperti layaknya orang mau beli. Setelah terjadi perbincangan dan mungkin menunggu penjaga lengah, yang bersangkutan langsung lari dan kabur,” katanya.

Ia menambahkan pemilik melarikan diri, pegawai toko sempat berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Namun pelaku berhasil kabur sebelum berhasil diamankan.

“Pelaku masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Berdasarkan rekaman CCTV yang telah diperiksa penyidik, pelaku yang terekam kamera merupakan seorang laki-laki dan beraksi seorang diri di dalam toko,” pungkasnya. (IM).

 

Berita Terkait