Curabitur
Surakartaraya.com, Klaten- Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Tengah II menyita aset 38 mobil senilai Rp3,2 miliar.
Penyitaan aset
dilakukan karena wajib pajak menunggak pajak.
“Penyitaan ini
upaya mengoptimalkan pencairan piutang pajak dan mendorong kepatuhan pajak
melalui tindakan penegakan hukum,” kata Kepala KPP Pratama Klaten, Veronica
Heryanti, Selasa (21/10).
Dia mengatakan
sita Serentak ini melibatkan Juru Sita Pajak Negara dari 12 Kantor Pelayanan
Pajak se-Jawa Tengah II dengan perkiraan total jumlah aset yang disita sebanyak
38 mobil.
Ia mengatakan
aset terdiri atas 36 kendaraan bermotor dan 2 (dua) bidang tanah dengan
taksiran nilai sita Rp3,2 miliar sebagai jaminan atas total tunggakan
pajak sebesar Rp 25,1 Milyar.
“Dalam rangka
menghimpun penerimaan negara, Kanwil DJP Jawa Tengah II senantiasa
mengedepankan unsur persuasif dan edukasi kepada wajib pajak,” katanya.
Tindakan
penagihan aktif, kata dia,berupa penyitaan aset merupakan upaya terakhir yang
dilakukan setelah pendekatan persuasif yang maksimal kepada Penunggak Pajak.
Namun tidak ada itikad baik untuk melunasi kewajibannya.
“DJP senantiasa
mengedepankan tindakan persuasif, namun terhadap wajib pajak yang tidak
memiliki itikad
baik untuk melunasi utang pajaknya, dilakukan serangkaian penagihan aktif dari
mulai penerbitan Surat Teguran, penyampaian Surat Paksa, sampai akhirnya
penyitaan,” papar dia
Dia memastikan
tindakan penyitaan pada pekan sita ini sudah inkracht berketetapan hukum tetap
sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kebijakan dan
prosedur penyitaan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2000 tentang
Penagihan Pajak dengan Surat Paksa, yang teknis pelaksanaannya mengacu pada
PMK-61/PMK.03/2023 tentang Tata Cara Pelaksanaan Penagihan Pajak atas Jumlah
Pajak yang Masih Harus Dibayar.
“Dengan
dilakukannya tindakan penyitaan, aset milik wajib pajak berada dalam penguasaan
negara sebagai jaminan pelunasan utang pajak,” tandasnya. (IM).
Your email address will not be published. Required fields are marked *