Orkes Melayu (OM) Lorenza, Angkat Dangdut Klasik Era 70-an

- 10 Februari 2025 | 08:00
IMG
Personil Om Lorenza dengan para penggemarnya

Surakartaraya.com- Dengan penampilan khas kostum jadul era 70 an, orkes melayu (OM) Lorenza membawa angin segar bagi pecinta dangdut dengan genre dangdut klasik era 70-an

Berkat gaya permainannya, OM Lorenza menjadi magnet tersendiri bagi penggemar musik dangdut. OM Lorenza sebenarnya bukan nama baru dalam dunia musik dangdut, group musik ini terbentuk pada saat pandemi Covid-19, tepatnya di Desa Sidorejo, Kecamatan Bendosari Sukoharjo.

OM Lorenza kembali aktif dan konsisten membawakan lagu dangdut klasik, dengan iringan dandut yang khas dan unik serta para penggemarnya memakai atribut jadul membuat OM Lorenza makin dinikmati bukan saja oleh orang tua namun juga kawula muda.

Pimpinan OM Lorenza, Murjiyanto (50) saat dihubungi Sudut-pandang.com, Senin (10/2/2025), mengatakan OM Lorenza terbentuk ketika masa-masa Covid-19, dimana banyak musisi daerah tidak bisa manggung, akhirnya mereka berkumpuil bareng dan membentuk sebuah Orkes melayu (OM) dengan nama Lorenza.

“Dulu teman-teman musisi ini pas Covid-19 pada bingung, nggak bisa manggung, akhirnya mereka ya hanya kumpul-kumpul bareng di basecamp, akhirnya kita bentuk OM. Lorenza ini sampai sekarang. “katanya.

Lanjut Murjiyanto, pada saat kumpul  mereka bermain bareng di rumah, karena mereka pecinta lagu-lagu jadul, akhirnya mereka pun sampai saat ini memainkan lagu-lagu jadul dengan genre dangdut klasik.

Respon penggemarnya pun bak gayung bersambut, penggemarnya yang kangen saat era 70 an selalu mengikuti kemana OM Lorenza manggung. Mereka juga aktif mendokumentasikan video dan kemudian mengupload di sosial media.

Terpisah, salah seorang penggemar yang berasal dari Sukoharjo, Marjono (55) mengatakan selalu mengikuti ketika OM Lorenza manggung kemanapun.

“Saya selalu ikuti kemanapun OM Lorenza manggung, selain cinta musik dangdut klasik, saya juga suka  memakai atribut jadul era-era 70 an, seperti celana cutbray, sepatu jenggel dan topi laken (topi Cowboy). “kata Marjono.

Sepenggal lagu andalannya yang berjudul “Tambal Ban”” semakin dikenal luas dan mendapatkan tempat di hati penggemar musik dangsut klasik.

Dengan semakin viralnya lagu-lagu OM Lorenza memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan dapat menjangkau lebih banyak penggemarnya, OM Lorenza tentu akan menjadi ikon baru di dunia musik dangdut para penggemar yang ingin bernostalgia di era nya

Berita Terkait