Curabitur
Surakartaraya.com- Jelang kirab malam 1 Suro Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat mengeluarkan lima ekor kerbau bule Kyai Slamet.
Lima kebo bule
menjalani latihan dengan mengitari Kompleks Keraton Solo, rute yang ditempuh
bukan rute kirab malam 1 Suro.
“Lima ekor kebo
yang melakoni geladi terdiri dari tiga ekor betina dan dua ekor jantan,” ujar
Serati Mahesa atau pawang kerbau, Heri, Senin (15/6).
Dikatakannya,
Kebo tertua dengan berumur 13 tahun bernama Nyai Pahing, dan kebo termuda
berumur 3 tahun bernama Suro terus Ponco, Patih, Mugi, sama Suro. Sementara
itu, paling kecil Suro itu umurnya 3 tahun.
Kelima kebo
tersebut, kata dia, terbiasa menjadi cucuk lampah. Hanya kebo Suro baru tiga
kali mengikuti kirab malam 1 Suro.
“Kelima kebo
bule yang melakoni geladi nantinya akan tampil buat persiapan malam Satu Suro
itu. Itu nanti dua hari digeladi, ngelilingi keraton,” katanya.
Dia menyebut,
setelah dua hari menjalani geladi, kelima kebo bule akan diistirahatkan pada
H-1 malam 1 Suro.
“Besok (Senin)
kita istirahatkan, Selasa malam baru kirab. Kelima kebo akan dijamas atau
dimandikan saat sore hari. Selain itu tidak ada persiapan khusus lainnya,” kata
dia.
Ia mengatakan
tidak ada pakan khusus yang diberikan, kelima kebo diberi pakan umbi-umbian,
jagung dan rumput.
“Kirab Pusaka
Malam 1 Suro Keraton Solo akan dimulai sekitar pukul 23.30 WIB pada Selasa
malam,” katanya.
Ia menambahkan
rute kirab 1 Suro sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni rombongan kirab
keluar dari Kori Kamandungan melalui Jalan Supit Urang menuju Gladag dan Jalan
Jenderal Sudirman.
Dari sisi timur
melewati Jalan Mayor Kusmanto sampai dengan Telkom belok ke timur menuju Jalan
Kapten Mulyadi, lalu ke selatan lurus hingga simpang Baturono belok ke barat ke
Jalan Veteran dilanjutkan ke Yos Sudarso lalu Jalan Slamet Riyadi dan kembali ke
Keraton Solo. (IM).
Your email address will not be published. Required fields are marked *