Curabitur
Surakartaraya.com- Wali Kota Solo, Respati Ardi menanggapi santai soal pencatutan dirinya yang dikaitkan dengan usaha coffee shop.
Dirinya
mengatakan, informasi itu sudah banyak ia terima, bahkan hal serupa juga sering
dilakukan oleh banyak orang seperti Pedagang Kaki Lima (PKL), perparkiran
hingga kebijakan pemerintah pada pengadaan barang dan jasa.
“Memang saya
dengar sedang ada tren menggunakan nama Mas Wali. Tren menggunakan nama Mas
Wali di seluruh sektor, dari parkir, coffee shop, PKL, mau dari proyek,
pemerintah, pengadaan barang dan jasa. Lagi tren menggunakan nama Mas Wali,”
kata Respati, Selasa (28/4).
Ia menyebut
fenomena ini bukanlah hal baru dan sering dilakukan oleh oknum pegawai maupun
orang lain untuk kepentingan pribadi. Dia pun meminta kepada masyarakat untuk
tidak mudah percaya karena hal tersebut tidak serta merta selalu berkaitan
dengan dirinya.
“Ini adalah
kebiasaan lama para oknum pejabat bertugas dan masyarakat yang mementingkan
kepentingannya sendiri,” katanya.
Lebih lanjut,
Respati menyatakan jika dirinya tidak mengambil serius terkait fenomena ini.
“(Tindakan gimana) Gausah, biarkan masyarakat yang menilai saja,”
jelasnya.
Di sisi lain,
Respati memastikan tak akan ada intervensi terkait dugaan pelanggaran yang
dilakukan oleh kedai coffe shop di Jalan Slamet Riyadi meskipun mengenal
pemiliknya.
Aturan harus
ditaati dan dijadikan pedoman bagi siapapun khususnya para pelaku usaha di Kota
Solo agar tidak merugikan siapapun. Jika terbukti melakukan pelanggaran,
pihaknya tidak akan pandang bulu untuk menindak tegas.
“Intinya saya
pribadi tidak pernah memberikan izin atau dukungan khusus. Silahkan jika ingin
mendirikan usaha, tetapi harus sesuai aturan. Mari kita saling menjaga iklim
usaha di Kota Surakarta. Jangan sampai ada pihak-pihak yang dirugikan karena
kepentingannya sendiri,” ucapnya.
Respati juga mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kota Surakarta yang telah memberikan atensi pada polemik coffe shop ini. Masukan-masukan dari anggota DPRD Solo akan menjadi bahan evaluasi bagu Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.
“Kita perlu
evaluasi bersama. Saya ucapkan terimakasih kepada anggota dewan yang rajin
sidak. Semoga masukan baik dan bisa dilaksanakan nantinya. Sebagai pengingat
juga kami di Pemkot untuk selalu melayani yang terbaik,” tandasnya. (IM).
Your email address will not be published. Required fields are marked *