Curabitur
Surakartaraya.com - Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali menegaskan mantan Presiden Joko Widodo tidak ada berkeinginan mengambil alih Partai NasDem
Menurut Ahmad Ali, isu tersebut tidak berdasar dan cenderung sengaja diciptakan oleh pihak-pihak tertentu yang merasa khawatir.
“Kalau Jokowi mengambil alih Partai NasDem itu bisa saja dilakukan ketika beliau masih menjabat sebagai presiden. Tapi faktanya, beliau tidak pernah menggunakan kekuasaannya untuk hal itu,” kata Ali, Kamis (16/4).
Dia menyebu sikap Jokowi selama menjabat menunjukkan karakter kenegarawanan yang tidak mencampuri urusan internal partai politik lain.
Karena itu, menurut dia, tidak masuk akal jika setelah tidak lagi berkuasa justru muncul tudingan ingin menguasai partai.
“Jadi setelah beliau tidak berkuasa, untuk apa mengambil alih partai? Lebih baik membesarkan partai yang sudah ada,” tegasya
Ahmad Ali juga menegaskan bahwa PSI tidak tertarik mencampuri urusan partai lain. Saat ini, kata dia, partainya tengah fokus membangun kekuatan internal untuk menghadapi Pemilu 2029.
Dia menegaskan pihaknya tidak punya waktu mengurusi partai lain. Fokus saat ini adalah membesarkan PSI agar bisa lolos pada Pemilu 2029. (IM)
Caption: Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali. (Dok.Surakartaraya.com)
Your email address will not be published. Required fields are marked *