Hujan Deras Intensitas Tinggi, Delapan Kelurahan di Solo Terendam Banjir

- 15 April 2026 | 11:10
IMG
Wali Kota Solo, Respati Ardi saat sidak warga yang terdampak banjir. (Dok. Surakartaraya.com)

Surakartarayaraya.com- Bencana banjir terjadi di wilayah Sukoharjo dan Solo pada Rabu (15/4) malam. Hal tersebut terjadi akibat hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah hulu membuat aliran Sungai Bengawan Solo meluap.

Air mulai masuk ke pemukiman warga di berbagai kelurahan pukul 00.30 WIB. Ketinggian air sepaha orang dewasa hingga warga dievakuasi dan diungsikan ke lokasi lebih aman.

Humas Basarnas Solo, Aditya, mengatakan terdapat 8 kelurahan di Kota Solo terendam banjir. Ketinggian air cukup bervariasi.

“Banjir di Kota Solo merendam 8 kelurahan di Solo. Banjir akibat luapan anak Sungai Bengawan Solo seperti Kali Jenes,” kata Aditya, Rabu (15/4).

Ia memaparkan dari data Basarnas, kelurahan yang terdampak yakni Pajang, Joyosuran, Tipes, Joyotakan, Bumi, Sondakan, Kratonan, dan Panularan. Sejumlah warga juga ada yang dievakuasi untuk mengungsi.

“Ketinggian bervariasi, salah satunya ada yang setinggi panggul orang dewasa, ada yang 80-120 sentimeter," katanya.

Ia mengatakan sampai Rabu pagi banjir belum surut karena kondisi Bengawan Solo naik dan air di anak Sungai Bengawan Solo tidak bisa masuk.

Saat ini, warga yang terdampak banjir mengungsi di kantor kelurahan setempat.

"Yang mengungsi warga RT 03, RW 15 Kelurahan Tipes, karena ada permintaan dari warga. Mengungsi di Kantor Kelurahan," kata dia.

Wali Kota Solo, Respati Ardi mengatakan banjir di Solo mulai surut. Warga yang rumahnya kebanjiran mengungsi ke lokasi lebih aman.

“Kami sudah tinjau lokasi banjir dan memberikan bantuan warga. Salah satu lokasi yang kami tinjau berada di sejumlah titik di Kecamatan Laweyan dan RT 3 RW 5 Kelurahan Bumi,” ujar Respati.

Dia memastikan kebutuhan warga yang terdampak terpenuhi dulu dan ini saya sudah meminta kepada BPBD dan Dinas Sosial untuk memenuhi kebutuhan warga.

Respati juga meminta kepada masyarakat manakala terdampak banjir bisa melaporkan.

“Kami akan menyediakan bantuan berupa makanan untuk yang sedang kita evakuasi. Dan bantuan obat-obatan karena tadi ada masyarakat berkebutuhan khusus lansia dan disabilitas juga yang nanti akan kita prioritaskan,” tambahnya. (IM)