Zulhas Sebut Harga Kebutuhan Pokok Solo Nataru Aman, Respati: Kerja Keras Bersama

- 02 Januari 2026 | 18:41
IMG
Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan. (Dok.Surakartaraya.com)

Surakartaraya.com- Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan Ketahanan pangan Solo, menegaskan kebutuhan pangan mengalami peningkatan seiring dengan gencarnya pelaksanaan pasar murah.

Ia pun memastikan kebutuhan pokok Nataru aman. Sementara itu, pemerintah sedang mempersiapkan sembako untuk menghadapi Ramadan.

“Capaian tersebut membuat jaminan ketersediaan bahan pokok dengan harga stabil dapat terjaga sejak perayaan Natal dan Tahun Baru hingga memasuki Ramadhan dan Lebaran 2026,” kata Zulhas, Jumat (2/1).

Ia menyebut pihaknya sekarang mulai alihkan mempersiapkan kebutuhan pangan untuk Ramadan. Selama Nataru stok terjamin, harga stabil mulai dari Sumatera hingga Jawa.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kota Solo yang dinilai mampu menjaga stabilitas harga, dimana mayoritas harga bahan pokok di Solo stabil dan bahkan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). 

“Harga di Solo sangat stabil, bahkan di bawah rata-rata harga eceran nasional. (antisipasi lonjakan) Stok kita perbanyak, beras tersedia banyak, telur, ikan juga alhamdulillah,” papar dia.

Stabilitas harga, kata dia, juga terjadi di berbagai daerah lain berkat distribusi yang lancar dan ketersediaan stok yang memadai. 

Zulhas berharap kondisi tersebut dapat berlangsung dalam jangka panjang, dengan strategi penanganan cepat apabila terjadi anomali kenaikan harga.

“Kita selalu siapkan pasar murah. Kalau harga naik sedikit, kita langsung gelar pasar murah,” katanya.

Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengatakan stabilnya harga kebutuhan pokok ini tidak lepas dari peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) serta Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Dispangtan) yang aktif melakukan intervensi harga. 

“Jadi ini kerja koordinatif, bukan hanya Pemkot, tetapi juga intervensi dari provinsi dan kementerian,” katannya.

Ia mengatakan pendampingan terhadap bahan pokok dan barang penting (bapokting) juga menjadi fokus utama Pemkot Solo.

“Kita jaga terus. Untuk bahan pokok pendamping seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai, kita lakukan intervensi dengan memotong mata rantai distribusi dari tengkulak, supaya harga masuk ke Solo tetap stabil,” ucap dia. (IM).