Tedjowulan Ditunjuk Menjadi Pelaksana Keraton Solo, Ini Alasan Menbud Fadli Zon

- 19 Januari 2026 | 13:36
IMG
Menbud Fadli Zon menyerahkan SK pengangkatan Tedjowulan pelaksana Keraton Solo, Minggu (18/1). (Dok.Surakartaraya.com)

Surakartaraya com- Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) resmi menunjuk Tedjowulan Jadi Pelaksana Keraton Surakarta Hadiningrat melalui Surat Keputusan (SK) Menteri Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2026 tentang Pemanfaatan Cagar Budaya Keraton Surakarta.

Menanggapi SK tersebut, Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menegaskan dalam hal ini Tedjowulan sebagai pelaksana sekaligus penanggung jawab Keraton Surakarta.

“Ini semacam pelaksana dan penanggung jawab yang akuntabel, yang transparan. Dan kami menilai beliau adalah seorang yang senior punya banyak pengalaman,” ujar Fadli, Minggu (18/1).

Menurutnya, pihaknya meyakini Tedjowulan bisa menjadi bagian yang menyelesaikan persoalan di Keraton, tentu didukung oleh para senior-senior lain yang ada di Keraton Solo.

“Saya yakin beliau bisa menjadi bagian yang menyelesaikan persoalan di Keraton tentu didukung oleh para senior-senior lain yang ada di Keraton Solo. Dengan Walikota juga nanti dari kami dari Dirjen Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi,” ucap dia.

Dia melihat potensi Keraton Solo sangat besar. Hal itu dilihatnya langsung saat berkeliling masuk ke dalam Keraton Solo.

“Saya baru pertama kali juga melihat. Biasanya hanya di tempat-tempat yang terbuka untuk umum, tapi setelah melihat ke belakang ya ini luas keraton ini yang 8,5 hektar baru kelihatan. Ternyata banyak bangunan-bangunan yang bisa bercerita sendiri bangunan-bangunan tua itu,” paparnya.

Dia menyebut PB IX, PB X, PB XII, dan PB XIII telah meninggalkan jejak pembangunan yang yang sangat penting. Ini yang perlu direvitalisasi. 

Dia juga menyinggung soal insiden diacara penyerahan SK merupakan hal yang biasa terjadi.

“Kalau tadi melihat ada sedikit ini insiden. Ya saya kira itu hal yang biasa. Ini bagian yang memang perlu diselesaikan Tedjowulan,” imbuhnya. (IM).