Polda Metro Periksa Jokowi di Polresta Solo, Kuasa Yakup: Ada 10 Pertanyaan Tambahan

- 12 Februari 2026 | 06:19
IMG
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan saat ditemui wartawan. (Dok.Surakartaraya.com)

Surakartartaraya.com- Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan merespon terkait Presiden ke-7 Jokowi diperiksa Polda Metro Jaya kasus fitnah dan ujaran kebencian ijazah palsu UGM di Mapolresta Surakarta, Rabu (11/2)

Yakup menegaskan sebagai warga negara baik Jokowi tentunya memenuhi panggilan dari para penyidik Polda Metro Jaya.

“Beliau (Jokowi) sebagai warga negara yang baik tentunya memenuhi panggilan dari para penyidik. Terkait laporan polisi yang kita ajukan pada Polda Metro Jaya,” ujar Yakup, Minggu (15/2).

Panggilan Jokowi di Solo ini, kata dia, bersamaan tim penyidik sedang berada di Solo dan Yogyakarta juga dalam pekan ini.

Dikatakannya ada 10 pertanyaan tambahan dengan pengembanganya. Waktu pemeriksaan selama 2,5 jam.

“Kami mendapatkan panggilan juga karena ternyata ternyata para penyidik sedang berada di Surakarta. Dan juga infonya minggu ini akan ke Yogyakarta juga untuk memenuhi beberapa keterangan-keterangan yang diperlukan,” kata dia.

Ia menjelaskan dalam 10 pertanyaan tersebut, Jokowi menjelaskan prosesnya mengenai perkuliahan Pak Jokowi ketika di UGM dulu.

“Jadi sifatnya sebenarnya ini hanya pendalaman-pendalaman dari seluruh keterangan yang sudah diberikan sebelum-sebelumnya. Mungkin Contoh mengenai pada saat pembuatan skripsi dulu seperti apa?,” jelasnya.

Dia menegaskan keterangan tambahan ini nanti akan digunakan oleh para penyidik untuk nanti dilimpahkan juga ke ke ke jaksa. 

Sementara itu, untuk proses lanjutan kasus hukum ini penyidik akan melengkapi berkas perkara. Setelah itu akan baru disidangkan.

“Untuk prosesnya lanjutan kami juga tadi menanyakan juga kepada para penyidik. Tentunya dari mereka akan melengkapi juga semua keterangan-keterangan yang dibutuhkan dan juga alat-alat bukti lainnya sehingga nanti untuk dilimpahkan kepada kejaksaan,” imbuhnya. (IM).