Curabitur
Surakartaraya com, Sukoharjo- Tim Resmob Satreskrim Polres Sukoharjo bekerjasama dengan Tim Resmob Polrestabes Makassar berhasil menangkap seorang perempuan berinisial NH.
Perempuan ini
diduga menjadi penadah dalam jaringan penculikan anak lintas provinsi.
“Perempuan
berinisial NH diamankan di Perumahan di Dukuh Kepuh, Kecamatan Nguter,
Kabupaten Sukoharjo, Kamis kemarin dini hari,” ujar Kapolres Sukoharjo AKBP
Anggaito Hadi Prabowo melalui Kasat Reskrim AKP Zaenudin, Senin (10/11).
Ia mengatakan
penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus penculikan anak di
Makassar.
“Jadi kami
Polres Sukoharjo hanya memback up Polrestabes Makassar,” katanya.
Ia mengatakan
dari kasus Polrestabes Makassar korban anak diculik bernama Bilqis Ramadhani
(4). Sebelumnya dilaporkan hilang dari Taman Pakui Sayang, Makassar, pada
Minggu (2/11).
“Dari tangan
pelaku utama Sri Yuliana, korban di perdagangan ke NH yang merupakan warga
Sukoharjo dengan harga Rp 5 juta,” kata dia.
Ia mengatakan
korban dijual kembali ke pelaku lain di Muara Labuh, Jambi, dengan harga Rp15
juta.
“Di tangan NH
dijual dengan harga Rp15 juta. Orang Sukoharjo dapat dari penculiknya di
Makassar Rp5 juta, jadi serah terima nya di Makassar,” imbuhnya.
Setelah
diselidiki, kata dia, polisi menemukan bahwa korban berpindah tangan dari
Sulawesi ke Jawa, hingga akhirnya ke Sumatera.
“Dia (NH)
sebagai perantara TKP Makassar, lalu kembali ke asal nya di Kepuh, Nguter,
Sukoharjo. Jadi setelah diculik dikasihkan ke orang Sukoharjo lalu dikasihkan
ke orang lain lagi,” terangnya.
Ia menyebut NH
di Sukoharjo berperan sebagai perantara yang menerima anak dari pelaku di
Makassar, sebelum menjualnya lagi ke pihak lain.
“Dia (Bilqis)
akhirnya ditemukan di Merangin, Jambi, dalam kondisi sehat tanpa tanda-tanda
kekerasan. Kini telah dipulangkan ke orang tuanya di Makassar, disambut haru
oleh warga setempat di Jalan Pelita,” papar dia
Ia menambahkan Kapolrestabes Makassar memastikan bahwa empat pelaku dari berbagai daerah, yakni di Makassar, Jawa Tengah, dan Jambi telah berhasil ditangkap. (IM).
Your email address will not be published. Required fields are marked *