Curabitur
Surakartaraya.com- Wali Kota Solo, Respati Ardi meminta kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengintervensi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dan SPPG yang dibagikan kepada penerima manfaat di bulan Ramadan.
Hal ini
menyusul banyaknya keluhan dikanal aduan online milik Pemkot Solo terkait menu
MBG kering bulan Ramadan.
“Ada beberapa
Satuan SPPG (Pelayanan Pemenuhan Gizi) di Kota Solo yang menyajikan MBG dengan
tidak layak. Pemkot Solo akan melakukan evaluasi sehingga pelaksanaan program
MBG di Kota Bengawan bisa terlaksana dengan baik,” ujar Wali Kota Solo Respati
mengakui, Rabu (11/3).
Ia juga meminta
kepada BGN untuk menyesuaikan kebutuhan dapur SPPG di Kota Solo. Menurut hasil
kajian dari total penerima manfaat, Kota Solo hanya memerlukan 81 SPPG.
“Jadi saya
minta agar BGN jangan membuka SPPG lebih dari 81. Sehingga tidak terjadi
kerancuan antara penerima manfaat dan pengawasannya. Karena jika pengawasan
diserahkan kepada Pemkot sementara jumlah tidak sesuai dan terlalu banyak,
pengawasan juga tidak akan optimal,” tegasnya.
Respati juga
meminta kepada masyarakat dan sekolah untuk melapor manakala masih ditemukan
menu MBG yang tidak layak konsumsi. (IM)
Your email address will not be published. Required fields are marked *