Anggota Keamanan PB XIV Purbaya Jadi Korban Penganiayaan, Laporkan Polresta Solo

- 20 Januari 2026 | 16:20
IMG
Kuasa Hukum dari LBH Peduli Amal Solo, Ardi Sasongko. (Dok.Surakartaraya.com)

Surakartaraya.com- Seorang anggota tim pengamanan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat berinisial RP (23) diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang di kawasan Bangsal Siaga, Minggu (18/1).

“Aksi kekerasan terjadi sekitar pukul 10.20 WIB, tepat saat akan dilangsungkan prosesi serah terima SK dari Kementerian Kebudayaan,” ujar Kuasa Hukum dari LBH Peduli Amal Solo, Ardi Sasongko, Selasa (20/1).

Dia mengatakan korban dikeroyok oleh lebih dari 10 orang hingga mengalami luka serius di bagian kepala dan alat vital.

Dia mengatakan pihaknya sudah resmi mengadukan dugaan tindak pidana pengeroyokan ini ke Polresta Solo dengan nomor STBP/65/I/2026-Reskrim. Pasal yang kami gunakan adalah Pasal 262 KUHP terbaru.

“Kericuhan pecah saat rombongan massa mencoba merangsek masuk melalui pintu Bangsal Siaga di Jalan Sasono Mulya, Baluwarti. Korban yang saat itu berada di baris barikade pengamanan tiba-tiba ditarik oleh sekelompok orang,” kata dia 

Ia mengatakan ada luka robek di kepala belakang, serta memar di dada dan tangan kiri. Semua sudah dilakukan visum. Pihak kuasa hukum menegaskan telah mengantongi identitas salah satu terlapor utama yang merupakan figur penting di internal keraton.

“Teridentifikasi berinisial BRM S, salah satu cucu Sinuhun (PB XIII). Kami sangat menyayangkan hal ini,” ucap dia.

Wakasat Reskrim Polresta Solo, AKP Sudarmianto, membenarkan adanya aduan terkait dengan dugaan pengeroyokan atas orang dan benda. 

“Iya benar ada aduan itu. Jadi yang diadukan adalah kejadian sesaat sebelum acara penyerahan SK dari Kementerian Kebudayaan yang digelar Minggu kemarin. Kami akan panggil kedua belah pihak untuk selesaikan masalah ini,” imbuhnya. (IM)




 

Berita Terkait