Tak Ada Pesta Kembang Api, Pemkot Solo Gelar Event Penggalangan Dana Untuk Sumatera

- 28 Desember 2025 | 08:36
IMG
Salah satu acara yang digelar di Plaza Manahan beberapa waktu lalu. (Dok. Istimewa)

Surakartaraya.com- Pemkot Solo memastikan tidak ada pesta kembang api pada malam pergantian tahun 2026, sebagai gantinya Pemkot Solo akan menggelar event "Sound of Care: Local Music Fest & Charity for Sumatra" di Plaza Manahan Solo, Rabu (31/12).

Sekretaris panitia Muhammad Rudiyanto, mengatakan event ini bertujuan untuk memeriahkan malam tahun baru di Kota Solo.

“Event ini menjadikan perayaan malam pergantian tahun di Kota Solo sebagai momentum transformasi sosial yang memadukan kemeriahan pesta rakyat, kebangkitan ekonomi kreatif lokal, dan semangat solidaritas kemanusiaan yang nyata,” ujar Rudi, Kamis (25/12).

Dia mengatakan tidak hanya hiburan musik, event ini juga menyediakan tempat bazar UMKM kuliner di depan GOR Manahan. Untuk musisi panggung hiburan juga dari lokal.

“Pesta kembang api tidak boleh, kita ada aksi sosial bagi saudara Sumatera penggalangan dana sesuai arahan Wali kota Solo. Jadi tidak hanya sekedar event tapi juga masuk penggalangan dana,” kata dia.

Ia menjelaskan untuk penggalangan korban bencana pihaknya bekerjasama dengan Baznas. Acara dimulai sejak pukul 15.00 WIB.

“Kami menghimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan. Untuk keamanan kita  bekerjasama dengan Satpol PP,” kata dia.

Ia menambahkan untuk target pengunjung sebanyak 15.000 sampai 20.000 orang. Event ini diyakini akan berdampak pada perputaran ekonomi lokal dan UMKM.

Ketua Panita Sonny, menambahkan aksi sosial untuk malam tahun baru iniinisiatif ASN Pemkot Solo bekerjasama dengan UMKM.

“Kita tidak mau malam tahun baru hanya euforia dan macam-macam. Kita mau sederhana menggandeng UMKM sehingga ada sesuatu yang kreatif yang bisa kita kembangkan, jadi bukan hanya sekedar euforia, tapi juga mengembangkan UMKM di Plaza Manahan,” ujar Sonny.

Dia mengatakan dalam event ini mencari pengalangan dana untuk aksi sosial korban bencana di Sumatera dan Aceh. Untuk fokusnya bantuan ke Sumatera

“Kita buka 25 tenda UMKM. Ada band dan aksi sosial penggalangan dana, kami gandeng Baznas. Hasil kegiatan 100 persen akan kita sumbangkan untuk korban bencana Sumatera,” tandasnya. (IM).