Curabitur
Surakartaraya.com- Kota Solo berada di urutan kedua daerah dengan temuan kasus HIV/AIDS baru terbanyak di Jawa Tengah.Tingginya angka tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Surakarta.
Hal itu
berdasarkan data terakhir yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah
pada awal Maret 2026, Kota Bengawan tercatat memiliki 412 kasus HIV/AIDS baru.
“Pencegahan dan
penanggulangan HIV/AIDS menjadi salah satu komitmen Pemkot Solo. Ini menjadi
keseriusan bagi kami, komitmen terhadap pemberantasan AIDS,” ujar Wali Kota
Solo, Respati Ardi, Minggu (31/5)
Dikatakannya,
Pemkot Solo akan memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya HIV/AIDS.
Edukasi tersebut akan dilakukan melalui jalur pendidikan formal maupun
nonformal.
“Kita akan
edukasi secara terus-menerus di pendidikan formal maupun nonformal. Nanti untuk
Komisi Penanggulangan AIDS akan kita turunkan ke masyarakat supaya masyarakat
mengetahui bahayanya,” terangnya.
Menurut
Respati, pergaulan bebas menjadi salah satu faktor risiko dalam penularan
HIV/AIDS. Karena itu, langkah preventif menjadi kunci penting dalam menekan
kasus HIV/AIDS di Kota Solo.
“Kami akan
lebih sering untuk mencegah perkembangan penyakit AIDS. Kelurahan Peduli AIDS
saya rasa akan lebih kita optimalkan lagi. Dan yang akan kita buat terobosan
adalah penekanan edukasi di sekolah-sekolah. Jadi anak-anak usia praremaja dan
remaja ini menjadi prioritas khusus,” tandasnya. (IM).
Your email address will not be published. Required fields are marked *