Curabitur
Surakartaraya.com- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Solo mencatat ratusan pelanggaran lalu lintas selama sepekan pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2025, yang berlangsung mulai 17 hingga 23 November 2025.
Penindakan
didominasi oleh sistem tilang elektronik (ETLE) statis dan teguran kepada
pengendara yang tidak disiplin.
“Total
penindakan yang dilakukan petugas mencapai 651 tindakan, yang terdiri dari
tilang dan teguran. Itu didasari Satgas Gakkum Satlantas Polresta Solo,” ujar
Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Agung Yudiawan, melalui Kasubnit 2 Gakkum,
Ipda Yuli Nurus Yani, Senin (24/11).
Ia mengatakan
untuk rincian total surat tilang yang diterbitkan berjumlah 221 surat, terdiri
atas tilang ETLE statis berjumlah 217 kasus. Sementara tilang manual yang juga
diberlakukan berhasil menindak 4 kasus.
Dikatakannya,
penindakan dan penerbitan surat tilang, personel di lapangan, juga melakukan
teguran kepada pengendara dengan pelanggaran ringan sebanyak 430 teguran.
“Sebagai upaya
preventif, kami di lapangan juga melakukan teguran dan edukasi kepada
pengendara agar lebih berhati-hati dan fokus saat berada di jalanan,” kata dia.
Adapun jenis
pelanggaran yang tercatat, kata Ipda Yuli, tersebar dalam berbagai jenis,
seperti menggunakan ponsel saat berkendara, tidak menggunakan safety belt untuk
pengemudi mobil, berboncengan lebih dari satu orang untuk sepeda motor,
berkendara melawan arus, dan sebagainya.
Satlantas
Polresta Solo, kata dia, juga mencatat telah mencetak dan mengirimkan 576 Surat
Konfirmasi kepada pemilik kendaraan yang terekam melanggar.
“Dari jumlah
tersebut, sebanyak 221 pelanggar telah menyelesaikan administrasi denda
tilang,” kata dia.
Ditanya jumlah
kecelakaan lalu lintas pada periode yang sama, ia menjelaskan setidaknya
tercatat ada 10 kejadian laka lantas selama periode 17-23 November 2025 dan
mendapatkan penanganan yang tepat.
“Tidak ada
korban meninggal dunia atau luka berat, kecelakaan tersebut mengakibatkan 12
korban luka ringan. Total kerugian materiil akibat kerusakan kendaraan
diperkirakan mencapai Rp 5.600.000,” terangnya.
Ia menambahkan
Operasi Zebra Candi 2025 ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran berlalu
lintas dan menekan angka kecelakaan. (IM).
Your email address will not be published. Required fields are marked *