Pelatih Persis Solo Mundur Jelang Derby Mataram Melawan PSIM Jogja

- 08 November 2025 | 17:02
IMG
Asisten Pelatih Persis Solo, Tithan Wulung Suryata. (Dok.Surakartaraya.com)

Surakartaraya.com- Pelatih Persis Solo Peter de Roo mundur dari jabatannya jelang laga derby Mataram melawan PSIM di laga lanjutan Super League di Stadion Manahan Solo, Sabtu (8/11) malam.

Posisi pelatih Laskar Sambernyawa dijabat Asisten Pelatih Persis Solo, Tithan Wulung Suryata.

“Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, tetapi menjadi momen penting untuk mengembalikan kepercayaan diri tim setelah hasil kurang memuaskan dalam beberapa laga terakhir,” ujar Asisten Pelatih Persis Solo, Tithan Wulung Suryata, Sabtu (7/11).

Ia pun memastikan timnya tidak berpengaruh dengan perginya Peter de Roo mendampingi tim.

“Yang pasti laga besok adalah laga yang krusial bagi kami. Terlepas dari PSIM dibekali dua kemenangan beruntun, di tiga hari latihan ini anak-anak sudah menunjukkan motivasi yang berbeda,” kata Tithan, Sabtu (7/11).

Dia mengatakan timnya sangat antusias untuk memenangkan pertandingan ini. Ia optimistis bisa meraih tiga poin lawan PSIM.

Tithan juga menyoroti kondisi tim pasca-kepergian pelatih kepala Peter de Roo. Ia menegaskan para pemain kini fokus sepenuhnya untuk memberikan hasil terbaik di laga penuh gengsi tersebut.

“Memang sepeninggalan Coach Peter itu hal yang tidak kita inginkan, tapi para pemain sekarang fokus bagaimana memenangkan pertandingan besok. Karena saya rasa laga derby ini lebih penting dari apa pun itu. Dan semua warga Solo tahu, besok itu Mataram is Red,” tegasnya.

Mengenai kondisi pemain, Tithan memastikan seluruh skuad dalam kondisi siap tempur, termasuk winger Gervane Kastaneer yang sebelumnya absen saat menghadapi Persebaya.

“Kastaneer sudah dalam kondisi fit 100 persen. Jadi tidak ada masalah untuk tampil besok,” imbuhnya. (IM)