Curabitur
Surakartaraya.com- Pelatih Persis Solo Peter de Roo mundur dari jabatannya jelang laga derby Mataram melawan PSIM di laga lanjutan Super League di Stadion Manahan Solo, Sabtu (8/11) malam.
Posisi pelatih
Laskar Sambernyawa dijabat Asisten Pelatih Persis Solo, Tithan Wulung Suryata.
“Laga ini bukan
sekadar pertandingan biasa, tetapi menjadi momen penting untuk mengembalikan
kepercayaan diri tim setelah hasil kurang memuaskan dalam beberapa laga
terakhir,” ujar Asisten Pelatih Persis Solo, Tithan Wulung Suryata, Sabtu
(7/11).
Ia pun
memastikan timnya tidak berpengaruh dengan perginya Peter de Roo mendampingi
tim.
“Yang pasti
laga besok adalah laga yang krusial bagi kami. Terlepas dari PSIM dibekali dua
kemenangan beruntun, di tiga hari latihan ini anak-anak sudah menunjukkan
motivasi yang berbeda,” kata Tithan, Sabtu (7/11).
Dia mengatakan
timnya sangat antusias untuk memenangkan pertandingan ini. Ia optimistis bisa
meraih tiga poin lawan PSIM.
Tithan juga
menyoroti kondisi tim pasca-kepergian pelatih kepala Peter de Roo. Ia
menegaskan para pemain kini fokus sepenuhnya untuk memberikan hasil terbaik di
laga penuh gengsi tersebut.
“Memang
sepeninggalan Coach Peter itu hal yang tidak kita inginkan, tapi para pemain
sekarang fokus bagaimana memenangkan pertandingan besok. Karena saya rasa laga
derby ini lebih penting dari apa pun itu. Dan semua warga Solo tahu, besok itu
Mataram is Red,” tegasnya.
Mengenai
kondisi pemain, Tithan memastikan seluruh skuad dalam kondisi siap tempur,
termasuk winger Gervane Kastaneer yang sebelumnya absen saat menghadapi
Persebaya.
“Kastaneer
sudah dalam kondisi fit 100 persen. Jadi tidak ada masalah untuk tampil besok,”
imbuhnya. (IM)
Your email address will not be published. Required fields are marked *