Lebaran 20 Maret, Muhammadiyah Solo Gelar Salat Idul Fitri di 103 Titik

- 20 Maret 2026 | 20:28
IMG
Salat Idul Fitri di Kota Solo digelar di 103 titik tersebar di berbagai wilayah Kota Bengawan, Jumat (19/3). (Dok. Surakartaraya.com)

Surakartaraya.com-  Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta memastikan pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah akan diselenggarakan mengikuti keputusan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yakni pada Jumat, 20 Maret 2026. 

Salat Idul Fitri di Kota Solo tersebut akan digelar di 103 titik tersebar di berbagai wilayah Kota Bengawan. 

Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas PDM Surakarta, Ahmad Sukidi mengatakan persiapan teknis telah dilakukan secara matang. Koordinasi intensif dengan Korps Mubaligh Muhammadiyah dilakukan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah di seluruh titik.

“Koordinasi bersama Korps Mubaligh Muhammadiyah Kota Surakarta telah dilaksanakan pada 15 Maret, sekaligus penugasan mubaligh untuk pelaksanaan Salat Idulfitri,” ujar Sukidi, Jumat (20/3).

Dikatakannya, materi khotbah Idul Fitri juga telah disusun secara seragam. Naskah khotbah disusun oleh Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas, kemudian ditelaah oleh Majelis Tarjih sebelum mendapatkan koreksi akhir dari pimpinan daerah. 

"Tahun ini tema khotbah adalah “Mewujudkan Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur”, yang akan disampaikan serentak di seluruh titik pelaksanaan," ucap dia.

Ia berharap seluruh rangkaian ibadah Idul Fitri dapat berlangsung khidmat, tertib, dan diikuti masyarakat dengan penuh kekhusyukan. Sukidi juga mengajak umat Islam untuk mempertahankan semangat ibadah yang telah dibangun selama Ramadan.

“Tetaplah semangat dalam beribadah, bersedekah, membaca Al-Qur’an, dan beramal saleh. Jadilah pribadi yang memberi manfaat bagi sesama,” ucap dia. 

Sukidi menambahkan, semangat kebersamaan dan kebaikan diharapkan dapat mewujudkan masyarakat yang damai, sejahtera, dan diridhai Allah SWT. (IM).