Hemat Energi, Korem 074/Warastratama Pasang Dua Panel Surya

- 16 April 2026 | 10:59
IMG
panel surya yang terpasang di salah satu gedung di Komando Resor Militer (Korem) 074/Warastratama. (Dok. Surakartaraya.com)

Surakartaraya.com- Komando Resor Militer (Korem) 074/Warastratama mulai melakukan upaya hemat energi dengan memanfaatkan energi terbarukan. 

Salah satunya melalui pemasangan panel surya di area perkantoran. Untuk tahap awal, pemasangan dilakukan di dua titik bangunan kantor.

Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama, Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira, mengatakan pemasangan panel surya dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi infrastruktur kelistrikan di lingkungan kantor. 

“Kami baru pasang panel surya baru dua titik.  Karena setiap bangunan kantor di sini itu satu bangunan satu meteran. Jadi setiap bangunan harus dipasang masing-masing,” ujar Yudistira, Rabu (15/4).

Dia mengatakan kondisi perkantoran Korem tiap bangunan ada meterannya, maka di tiap bangunan kita pasang masing-masing. Di sini ada sekitar 12 panel untuk satu bangunan, menyesuaikan kebutuhan listriknya.

“Jumlah panel yang dipasang sangat bergantung pada tingkat konsumsi listrik tiap gedung. Sebagai contoh, bangunan dengan konsumsi sekitar 54 KWh membutuhkan sekitar 12 panel untuk dapat mengcover kebutuhan energi tersebut,” paparnya.

Yudistira menargetkan sepanjang tahun ini akan ada empat titik pemasangan panel surya di lingkungan Korem 074/Warastratama. Program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam penggunaan energi terbarukan.

“Tujuannya yang pertama sesuai program Bapak Presiden, yaitu menggunakan energi terbarukan sehingga bisa mengurangi beban energi dari sumber konvensional seperti solar di PLTD atau batubara di PLTU,” terangnya.

Dia menambahkan penggunaan panel surya juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi anggaran operasional, khususnya dalam pembayaran listrik. 

“Harapan kami ini bisa efisiensi anggaran. Misalnya selama ini banyak menggunakan listrik PLN, dengan adanya panel surya ini bisa menekan biaya. Anggaran yang dihemat bisa dialihkan untuk hal yang lebih bermanfaat,” katanya.

Ia menyebut, potensi penghematan listrik dari penggunaan panel surya bisa mencapai 30 hingga 70 persen. 

Sebagai gambaran, suatu bangunan kantor yang sebelumnya mengeluarkan biaya listrik sekitar Rp3 juta per bulan, dapat ditekan menjadi sekitar Rp1 juta hingga Rp2 juta per bulan.

“Ini baru satu kantor. Bayangkan kalau diterapkan di banyak kantor pemerintah, tentu efisiensinya sangat besar. Program ini juga akan diperluas hingga ke jajaran Kodim di wilayah Solo Raya,” pungkasnya. (IM)