Dubes Iran Temui Walikota Solo, Jalin Kerjasama Sister City

- 02 April 2026 | 08:05
IMG
Duta besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi saat menerima cindera mata dari Wali Kota Solo Respati Ardi di Balai Kota Solo, Rabu (1/4). (Dok. Surakartaraya.com)

Surakartaraya.com- Pemerintah Iran dan Pemkot Solo menjalin kerjasama Sister City. Tak hanya itu, Iran juga menjalin kerjasama ekonomi hingga perdagangan. 

Kerjasama tersebut terungkap dalam kunjungan kerja Duta besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi dengan Wali Kota Solo Respati Ardi di Balai Kota Solo, Rabu (1/4). 

Pertemuan itu berlangsung selama satu jam tersebut Mohammad didampingi Executive Assistant to Iran Ambassador Ali Pahlevani Rad, Head of Protocol Iran Embassy Amir Rostam Dokht, pendamping dari Kedubes Iran untuk Indonesia R Anis.

Wali Kota Solo melakukan diskusi didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perindustrian Kota Solo, Agung Riyadi, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Solo Joko Sutrisno, dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Solo Wahyu Adi Wibowo.

“Kami membicarakan berkaitan dengan banyak hal. Walkot Solo telah menyampaikan solidaritas dari masyarakat daerah untuk negara Iran yang dilanda serangan,” ujar Boroujerdi 

Pertemuan tersebut, kata dia, juga membahas peluang kerja sama antara Kota Solo dengan negara Iran meliputi bidang perekonomian termasuk perdagangan. Implementasinya berupa kerjasama sister city atau kota kembar antara Solo dengan salah satu kota di Iran.

Terpisah, Wali Kota Solo Respati Ardi menyebut Kota Solo merupakan sebuah kota yang amat penting bagi Iran. Terutama terkait sejarah dan budayanya.

“Kota Solo merupakan sebuah kota yang amat penting dari segi sejarah, latar belakang peradaban, budaya, dan ekonomi yang berjalan di kota ini. Kami akan membentuk sebuah tim, kedutaan Iran akan menjajaki kota yang mana di Iran yang memiliki karakteristik yang sama yaitu dari segi sejarah peradaban, kebudayaan, dan ekonomi,” ujar Respati.

Ia menjelaskan kunjungan Dubes Iran untuk Indonesia serta menyampaikan pesan sesuai amanat penjajahan di atas dunia harus dihapuskan sesuai pembukaan UUD 1945.

“Kami prihatin tentunya satu nyawa ini sangat-sangat berharga. Kami mendoakan bagi semuanya yang terdampak perang ini semoga bisa diampuni dosa-dosanya dan kami sangat berdoa dan berharap perang ini segera selesai,” kata dia.

Dia menegaskan pabila perang selesai, Pemkot Solo mengajak Kamar Dagang dan Industri Indonesia, PHRI, Hipmi, melaksanakan perjanjian ekonomi dan perdagangan ke Iran.

“Apabila penerbangan internasional dibuka, rute Iran dengan Indonesia yang pertama dibuka.Beliau berkomitmen, berterima kasih betul atas bentuk dukungan dari seluruh warga masyarakat Indonesia dan segera berharap juga segera selesai konflik ini dan kita akan lanjut kepada fokus terhadap ekonomi dan pariwisata dan Kota Solo,” 

Dia menambahkan ada kunjungan 50.000 wisatawan dari Iran yang masuk Indonesia setiap bulan. Iran berkomitmen menjalankan misi kerja sama pada bidang pariwisata dan ekonomi di Indonesia. (IM).