Buntut Rebutan Pusaka Keraton Solo: Gusti Timoer Somasi Gusti Moeng

- 23 Agustus 2026 | 19:41
IMG
Prosesi keluarnya gamelan sekateng. (Dok. Surakartaraya.com)

Surakartaraya.com- Pengageng Sasana Wilapa Paku Buwono (PB) XIV Purboyo, GKR Panembahan Timoer Rumbay, melayangkan surat somasi (teguran) kepada perkumpulan Lembaga Dewan Adat  Keraton Surakarta Hadiningrat (LDA KSH). 

Somasi tersebut ditujukan kepada yang mewakili LDA KSH yakni, Ketua LDA GKR Koes Moertiyah Wandansari atau Gusti Moeng

Somasi berisi perintah untuk segera mengembalikan seluruh benda pusaka milik Keraton Surakarta (Solo) Hadiningrat ke tempat semula.

Selain itu, perintah untuk mengosongkan kawasan Keraton Solo yang disebut dikuasai tanpa hak dalam waktu 2x24 jam.

“Apabila surat somasi kepada perkumpulan LDA tersebut diabaikan, maka pihkanya melalui Bebadan Sasana Wilapa Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat akan menempuh jalur hukum tegas.” 

“Baik secara pidana atas dugaan penggelapan atau pencurian aset budaya milik Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat maupun perdata atas perbuatan melawan hukum,” tulis keterangan resmi yang diterima, Jumat (21/8).

Terkait hal itu, Rumbay mengatakan somasi tersebut akan segera dilayangkan pada Sabtu (22/8). 

“Mulai besok somasi akan dikirimkan,” ujar Rumbay, Jumat (21/8).

Dia mengecam keras tindakan penguasaan tanpa hak atas benda pusaka milik Keraton Solo berupa Gamelan Sekaten dan Gamelan Monggang Ageng yang disebutnya dilakukan secara sepihak oleh oknum LDA.

Tindakan pemindahan dan penguasaan tanpa izin tersebut dinilainya melanggar tradisi, adat istiadat, dan filosofi leluhur (Paugeran) yang telah menjadi aturan tidak tertulis.

Serta peraturan tertulis atau ketentuan khusus (Angger) yang telah diwariskan secara turun-temurun dan berlaku sejak PB II hingga PB XIV Purboyo. 

“PB XIV Purboyo yang saat ini berkuasa dan memerintah sebagai Sri Susuhunan atau Raja adalah pemimpin utama yang memegang kekuasaan tertinggi dalam menjalankan pemerintahan adat dalam masyarakat hukum adat di Keraton Solo,” pungkasnya. (IM).

 

Berita Terkait