Berjalan Kaki 10.000 Langkah Setiap Hari Dapat Membantu Mengurangi Depresi

- 20 Desember 2024 | 08:00
IMG
sumber: kompas.com

Surakartaraya.com- Sebuah tinjauan global terbaru menunjukkan bahwa "meningkatkan jumlah langkah harian, bahkan sedikit, dapat mengurangi gejala depresi." Penelitian dari Spanyol menemukan bahwa jika seseorang berjalan hingga sekitar 10.000 langkah per hari, kemungkinan mereka mengalami depresi akan berkurang sejalan dengan peningkatan jumlah langkah yang diambil.

 

Temuan ini diterbitkan pada hari Senin di jurnal JAMA Network Open. Peneliti yang dipimpin oleh Estela Jimenez-Lopez dari Universitas Castile-La Mancha menyatakan bahwa sudah ada bukti yang kuat bahwa berbagai bentuk olahraga dapat berfungsi sebagai antidepresan alami. Namun, mereka ingin mengetahui apakah berjalan kaki, yang sangat mudah dilakukan, juga memiliki efek yang sama, tulis UPI.

 

Untuk mencari tahu, mereka menganalisis data dari 33 studi berkualitas tinggi yang melibatkan lebih dari 96.000 orang dewasa di seluruh dunia. Studi-studi ini termasuk orang-orang yang menggunakan perangkat pelacak kebugaran untuk menghitung jumlah langkah yang mereka ambil setiap hari.

 

Dibandingkan dengan baseline 5.000 langkah per hari, orang yang menambah 1.000 langkah harian mengalami penurunan 9% dalam kemungkinan untuk mengembangkan depresi. Manfaat ini meningkat lebih jauh: orang yang berjalan 7.000 langkah per hari memiliki kemungkinan 31% lebih rendah untuk mengalami depresi dibandingkan dengan mereka yang berjalan 5.000 langkah atau kurang.

 

Jimenez-Lopez dan timnya juga menemukan bahwa jika seseorang berjalan lebih dari 7.500 langkah per hari, kemungkinan mengalami depresi turun 43%. Temuan ini berlaku untuk semua kelompok usia, baik pria maupun wanita. Namun, setelah mencapai sekitar 10.000 langkah per hari, manfaat kesehatan mental tampaknya stabil.

 

Seperti yang terlihat dalam penelitian tentang kesehatan fisik, "meningkatkan jumlah langkah di atas 10.000 per hari mungkin tidak lagi berkaitan dengan penurunan gejala depresi yang signifikan," tulis para peneliti.

 

Temuan ini menambah daftar aktivitas fisik yang dapat membantu menjaga depresi, termasuk aerobik, angkat beban, yoga, dan tai chi.

 

Kesimpulannya, "menetapkan tujuan untuk jumlah langkah harian dapat menjadi strategi kesehatan masyarakat yang menjanjikan dan inklusif untuk mencegah depresi," tutup penulis studi.