Curabitur
Surakartaraya.com - Kota Solo darurat tindakan asusila ditempat fasilitas umum (Fasum) taman.
Terbaru tindakan asusila terjadi di kawasan Taman Banjarsari atau Monumen 45 Banjarsari (Monjari), Jumat (15/5) malam viral di media sosial.
Video berdurasi singkat yang memperlihatkan sepasang muda-mudi itu menuai banyak komentar warganet. Lokasi yang relatif sepi dan minim aktivitas pada malam hari disebut menjadi salah satu faktor yang membuat kawasan tersebut rawan disalahgunakan.
Sebelumnya, video aksi mesum di Plaza GOR Indoor Manahan juga sempat viral di media sosial pada Senin (11/5).
Kejadian berulang di ruang publik tersebut memicu sorotan masyarakat terkait keamanan dan pengawasan taman-taman kota pada malam hari.
“Ya benar telah terjadi tindakan asusila di Taman Monjari. Taman-taman itu harusnya dijaga, tapi memang tidak semua tempat bisa kami jaga penuh karena harus melihat prioritas pengawasan juga,” ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Solo, Didik Anggono, Minggu (17/5).
Satpol PP, kata dia, akan meningkatkan patroli rutin di taman-taman kota, khususnya lokasi yang dinilai sepi dan minim pengawasan. Satpol PP juga akan melibatkan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di wilayah setempat.
“Kami akan intensifkan patroli di taman-taman kota bersama Satlinmas kelurahan. Pengawasan seluruh ruang publik di Kota Solo belum bisa dilakukan secara maksimal karena keterbatasan personal maupun sarana pendukung,” kata dia.
Ia menyebut kondisi ideal sebuah taman publik setidaknya memiliki penerangan memadai dan dilengkapi kamera pengawas atau CCTV.
“Kalau idealnya, pertama lampunya terang. Kedua kalau tidak ada petugas ya ada CCTV. Kalau di taman mungkin bisa dipasang masing-masing kelurahan. Tapi itu tentu butuh effort dan anggaran yang besar,” jelasnya.
Ia mengakui sejumlah taman memang memiliki karakteristik berbeda. Beberapa taman relatif ramai dan terbuka sehingga lebih mudah diawasi, sedangkan taman dengan kondisi sepi dan tertutup cenderung lebih rawan disalahgunakan.
“Kami segera berkoordinasi dengan lurah dan camat setempat untuk menggerakkan personel Linmas agar membantu pengawasan di kawasan taman kota,” tukasnya. (IM).
Caption: Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Solo, Didik Anggono. (Dok.Surakartaraya.com)
Your email address will not be published. Required fields are marked *