Sejumlah Kader Partai Lain Memilih Loncat Gabung PSI, Jokowi: Masa Depan PSI Bagus

- 13 Oktober 2025 | 18:21
IMG
Presiden ke-7 Jokowi. (Dok.Surakartaraya.com)

Surakartaraya.com- Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menanggapi adanya sejumlah kader partai lain memilih loncat ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). 

Diketahui, Ahmad Ali yang merupakan politisi Nasdem bergabung PSI. Ali di PSI menjabat sebagai ketua harian DPP PSI periode 2025-2030.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan dalam demokrasi hal itu biasa terjadi, pindah partai dan tidak ada paksaan.

“Ini demokrasi tidak masalah. Orang kalau ingin ke PSI kan tidak bisa dipaksa-paksa. Terutama diera keterbukaan seperti ini,” ujar Jokowi, Senin (13/10).

Mereka yang gabung PSI, kata dia, karena melihat masa depan cerah PSI. Dia pun kembali menegaskan tidak ada paksaan gabung PSI.

“Ya karena pindah mungkin karena melihat masa depan PSI misalnya, atau senang dengan suasana PSI bisa saja. Tapi sekali lagi saya melihat tidak ada paksaan apa-apa,” ucap dia.

Ditanya adanya terkait sejumlah pengurus DPP PSI, Ketua Harian PSI Ahmad Ali, Kepala Sekolah DPP PSI Astrid Widayani dan Wakil Ketua Umum PSI Bro Ron, Jokowi menegaskan hanya diskusi masalah sosial, politik dan ekonomi.

“Ya semua datang biasa tiap hari. Banyak yang datang tokoh maupun politisi. Dan kita berbicara berdiskusi masalah apa saja, masalah sosial masalah politik, kadang masalah ekonomi. Ya kita berbicara masalah itu,” tegas dia.

Ayah dari Wapres Gibran Rakabuming Raka ini menyebut masuknya kader lain ke PSI itu urusan masing-masing kehendak politik pribadi masing-masing orang. (IM).




Berita Terkait