SBY Beri Dukungan Tim LaVani Raih Tiket Grand Final Setelah Kalahkan Garuda Jaya

- 12 April 2026 | 09:09
IMG
Tim LaVani Raih Tiket Grand Final Setelah Kalahkan Garuda Jaya. Sabtu (11/4). (Dok. Surakartaraya.com)

Surakartaraya.com - Jakarta LavAni Livin meraih tiket Grand Final usia melibas Garuda Jaya dalam lanjutan putaran kedua Final Four Proliga 2026, Sabtu (11/4) malam, dengan menang telak 3-0 (25-19, 25-21, 25-18). 

Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turut menyaksikan langsung klub yang didirikannya Lavani sampai selesai.

?Kemenangan memperkokoh posisi LavAni di papan atas klasemen Final Four, sekaligus memberikan pelajaran berharga bagi skuad muda Garuda Jaya yang terus berupaya memberikan perlawanan sengit sepanjang laga.?

Sejak Awal LavAni langsung menurunkan komposisi terbaiknya sejak peluit pertama dibunyikan. Mengandalkan Dio Zulfikri sebagai pengatur serangan, serta daya gedor dari Taylor Sander dan Boy Arnes, LavAni langsung memegang kendali. Meski ditekan, Garuda Jaya yang dimotori Dawuda dan Fauzan Nibras sempat memberikan perlawanan ketat di awal laga.

?Keunggulan LavAni mulai terlihat saat memasuki pertengahan set dengan skor 16-12. Meski pemain-pemain muda Garuda Jaya berusaha mengejar hingga kedudukan 21-16, kematangan mental Boy Arnes dkk menjadi pembeda. LavAni akhirnya mengunci set pertama dengan skor 25-19.?

?Memasuki set kedua, LavAni melakukan sedikit rotasi dengan memasukkan pemain senior Sigit Ardian dan Dafa. Strategi ini tetap efektif menjaga ritme permainan. Tim milik Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono ini sempat memimpin jauh di angka 18-12.

?Garuda Jaya sempat memanfaatkan beberapa kesalahan komunikasi di lini pertahanan LavAni untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 21-24 di poin-poin kritis. Namun, ketenangan Malizi dalam melakukan blok sukses memutus momentum lawan dan menutup set kedua dengan kemenangan 25-21.

?Awal set ketiga berlangsung lebih kompetitif. Fauzan Nibras dan Dawuda sempat membawa Garuda Jaya menekan hingga skor imbang 5-5. Namun, LavAni segera bangkit dan membalikkan keadaan menjadi 7-5.

?Pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto, sempat mengambil dua kali time out untuk memutus dominasi lawan, yang sempat membuahkan hasil saat kedudukan imbang 9-9. Akan tetapi, kualitas servis dan serangan cepat dari Hendra Kurniawan membuat LavAni kembali menjauh 15-10. Sebuah servis eror dari Dawuda di poin krusial menjadi titik balik yang memuluskan langkah LavAni hingga mengakhiri set ketiga dengan 25-18.?

?Kemenangan sapu bersih ini menjadi modal penting bagi Jakarta LavAni untuk menatap laga selanjutnya di sisa seri Final Four.l di Semarang, pekan depan.  Di sisi lain, Jakarta Garuda Jaya meski kalah secara skor, menunjukkan progres permainan yang signifikan sebagai tim yang dihuni talenta masa depan bola voli Indonesia.

Asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni mengaku sengaja menurunkan semua pemain lokal. Ini sebagai persiapan grand final pemain utama bisa tampil semua dan menghindari kelelahan.

"Ini bukan berarti meremehkan lawan, ini hanya masalah rotasi saja," pungkasnya. (IM)

 

Berita Terkait