Curabitur
Surakartaraya.com- Wakil Ketua DPRD sekaligus Ketua Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Jawa Tengah, Mohammad Saleh, merasa bangga atas prestasi menggembirakan yang ditorehkan oleh tim judo Jawa Tengah.
Tim ini
berhasil meraih medali emas pada nomor Jun No Kata dalam ajang Pekan Olahraga
Nasional (PON) Bela Diri 2025 yang digelar di Djarum Arena Kaliputu, Kabupaten
Kudus.(13/10)
Dalam nomor Jun
No Kata, Jawa Tengah diwakili oleh pasangan Cynthia Trubus Octaviani sebagai
Tori (pelaksana teknik) dan Lie Grace Nathalia Tedjawijaya sebagai Uke
(penerima teknik). Keduanya tampil luar biasa dan berhasil mengumpulkan 370,5
poin.
Nilai ini
mengungguli pesaing kuat dari Bali dan Jawa Barat. Tim Bali, yang sebelumnya
menjadi juara di PON XXI Aceh-Sumut 2024, harus puas di posisi kedua dengan
skor 348,5. Sementara Jawa Barat menempati posisi ketiga dengan 334,5 poin.
“Saya sangat
bangga dan terharu dengan perjuangan para atlet kita. Mereka tampil luar biasa,
penuh ketenangan dan penguasaan teknik yang sangat matang,” ujar Saleh.
Menurutnya,
keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Jawa Tengah, tetapi juga
menjadi momentum penting dalam pembinaan judo di tingkat daerah.
“Prestasi ini
sangat penting untuk menumbuhkan kepercayaan diri para atlet, terutama saat
bersaing di level nasional. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan judo di Jawa
Tengah berada di jalur yang tepat,” unggkap dia.
Ia juga
menekankan bahwa kemenangan ini akan menjadi modal berharga menuju PON 2028
mendatang yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selain itu,
ajang ini juga menjadi pemanasan yang sangat baik untuk mempersiapkan
atlet-atlet terbaik Jateng menuju perhelatan olahraga nasional mendatang.
Menurut Saleh,
keberhasilan ini juga menjadi motivasi bagi seluruh atlet judo Jawa Tengah di
nomor-nomor lain, bahwa dengan kerja keras dan disiplin, hasil maksimal bisa
dicapai meski persaingan ketat.
“Saya berharap
ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh atlet Jateng. Tidak ada yang instan
dalam olahraga, semua butuh proses. Tapi hasil hari ini menunjukkan bahwa kerja
keras itu membuahkan hasil,” kata Ketua DPD Golkar Jateng tersebut.
Ia menambahkan,
pihaknya akan terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet di semua nomor,
termasuk kata dan randori. Hal ini untuk memastikan proses regenerasi berjalan
baik, dan terus mencetak atlet berprestasi dari Jawa Tengah.
Adapun dalam
nomor Jun No Kata, pasangan dinilai berdasarkan aspek teknik, keseimbangan, dan
kejelasan gerakan. Penampilan Cynthia dan Grace yang rapi dan detail dinilai
sangat menonjol, bahkan mudah dipahami penonton yang bukan berasal dari latar
belakang judo sekalipun.
Diketahui ajang
PON Bela Diri 2025 berlangsung sejak 11 hingga 26 Oktober 2025 di Kabupaten
Kudus dan mempertandingkan 10 cabang olahraga. Meliputi karate, tarung derajat,
ju-jitsu, pencak silat, taekwondo, gulat, judo, sambo, wushu, dan shorinji
kempo. (*)
Your email address will not be published. Required fields are marked *