Curabitur
Surakartaraya.com- Polda Jateng melaksanakan upacara serah terima jabatan (sertijab) terhadap 32 Perwira Menengah (Pamen) Polri, Senin (12/1). Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo dan digelar di Gedung Borobudur Mapolda Jateng.
Upacara
sertijab tersebut dihadiri Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Latif Usman, para
pejabat utama Polda Jateng, serta seluruh Kapolres jajaran. Meski dilaksanakan
secara sederhana, upacara berlangsung khidmat sebagai bagian dari dinamika
organisasi dan pembinaan karier di lingkungan Polri.
“Jbatan
merupakan amanah dan titipan yang telah digariskan oleh Tuhan Yang Maha Esa,
sehingga harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan
keikhlasan,” ujar Ribut.
Mantan
Kapolresta Surakarta ini menegaskan serah terima jabatan merupakan bagian dari
proses pembinaan karier dan penyelenggaraan organisasi di lingkungan Polri.
Mutasi jabatan adalah hal yang wajar dan akan terus bergulir dalam sebuah
organisasi,” tutur Kapolda.
Kepada pejabat
lama, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi positif yang
telah diberikan selama menjalankan tugas di Polda Jawa Tengah. Dedikasi dan
kinerja yang ditunjukkan dinilai mampu menjawab berbagai dinamika tantangan
tugas yang dihadapi.
“Semoga seluruh
pengabdian yang telah diberikan menjadi ladang amal ibadah serta meninggalkan
kesan dan kenangan yang baik bagi keluarga besar Polda Jawa Tengah,” ujar
Ribut.
Sementara
kepada para pejabat yang baru dilantik, Ribut berpesan agar segera menyesuaikan
diri dengan lingkungan dan wilayah tugas masing-masing, serta memahami
karakteristik daerah.
Ia juga
menekankan pentingnya sinergi dan kerja sama seluruh unsur, mulai dari pejabat
utama, personel Polri, para Kapolres, hingga stakeholder terkait, agar berbagai
program prioritas pemerintah dapat berjalan dengan optimal di Jawa Tengah.
Kapolda Jateng turut menegaskan agar para Kapolres yang melaksanakan serah terima jabatan di wilayah masing-masing tidak menggelar acara secara berlebihan, sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap kondisi serta keprihatinan yang tengah dialami masyarakat.
“Februari dan Maret ke depan akan menjadi periode yang cukup menantang bagi Polri, seiring dengan pelaksanaan ibadah puasa, pengamanan arus mudik Lebaran, serta kesiapsiagaan dalam menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi,” pungkasnya. (IM)
Your email address will not be published. Required fields are marked *