Perang Sarung Nyaris Bentrok, Polisi Amankan 60 Remaja di Bulan Ramadan

- 26 Februari 2026 | 10:36
IMG
Pelaku perang sarung diamankan Polresta Solo. (Dok.Polresta Solo)

Surakartaraya com- Polresta Surakarta mengamankan 60 orang remaja perang sarung selama bulan Ramadan. 

Hal itu menjadi sorotan Wali Kota Surakarta Respati Ardi terkait kenakalan remaja.

Wakapolresta Solo, AKBP Sigit mengatakan setidaknya ada 60 pelaku yang sudah diamankan jajaran Polresta Solo. Semuanya merupakan hasil dari laporan masyarakat yang masuk ke Call Center Tim Sparta.

“Intinya ada laporan dari warga yang masuk ke Tim Sparta yang langsung kami tindaklanjuti. Sehingga sebelum terjadi perang sarung pelaku yang mayoritas anak-anak ini sudah diamankan petugas,” ujar Sigit, Selasa (24/2).

Ia mengatakan masyarakat yang telah melaporkan adanya indikasi perang sarung di wilayahnya kepada Polresta Solo. Sehingga bisa langsung ditindaklanjuti sebelum terjadi. 

“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat untuk mencegah terjadinya aksi perang sarung di wilayahnya dan kepada warga lainnya jika ada yang melihat atau mengetahui hal yang mencurigakan lapor polisi,” kata dia.

Wali Kota Solo, Respati Ardi menegaskan pihaknya bakal menindak tegas anak-anak dan orang tua pelaku perang sarung yang diamankan pihak berwajib. Ini masuk kategori kenakalan remaja.

“Selama Ramadan ini kejadian yang menonjol dan membutuhkan perhatian adalah perang sarung yang dilakukan anak-anak. Kami akan tindak tegas anak-anak yang terlibat perang sarung ini, juga orang tuanya,” kata Respati.

Ia mengatakan dari analisa yang dilakukan perang sarung ini pelakunya dari luar Solo. 

“Kami sudah mengantongi informasi sekolah-sekolahnya, sehingga akan kami koordinasikan dengan dinas pendidikan serta kepolisian untuk si anak dan orang tuanya dipanggil dan dibimbing,” tandasnya. (IM).


 

Berita Terkait