Curabitur
Surakartaraya.com- Panglima Jilah, Tokoh Dayak Pemimpin Besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Kamis (5/3).
Kedatangan
mereka untuk menanyakan kelanjutan rencana pembangunan Dayak Center di kawasan
Ibu Kota Nusantara (IKN). Pertemuan tertutup tersebut berlangsung selama 30
menit.
“Pertemuan ini
dalam rangka pembangunan IKN tentunya, dan terutama khusus untuk Dayak Center,”
ujar Jilah.
Ia berharap
pembangunan Dayak Center dapat segera terealisasi. Sebab warga Dayak sudah
menunggu berdirinya Dayak Center di IKN.
“Pembangunan
Dayak Center kemungkinan akan dibangun tahun ini atau tahun depan. Aspirasi
yang disampaikan ke Jokowi, diharapkan dapat diteruskan ke pemerintah pusat,”
ucap dia.
Dayak Center,
kata dia, diharapkan berdampak kepada perekonomian masyarakat Dayak. Terlebih
di Dayak Center nantinya akan ada galeri, dan UKM, sehingga harapannya dapat
meningkatkan pendapatan masyarakat. Dayak Center juga akan menampilkan budaya,
adat, tradisi dan tarian Dayak.
Ditanya
mengenai respons Jokowi saat ditanyakan mengenai realisasi pembangunan Dayak
Center, Panglima Jilah menyebut Jokowi sangat mendukung.
"Beliau
sangat mendukung, karena beliau juga yang berjanji dengan kita bahwa Dayak
Center harus ada di IKN," ucap dia.
Koordinator
dari Kalimantan Timur, Susilo mengatakan, rencana pembangunan Dayak Center
merupakan janji Jokowi kepada Panglima Jilah.
“Atas dasar itu
janji itu ditanyakan kembali kepada Jokowi terkait realisasinya di IKN,”
tandasnya. (IM).
Your email address will not be published. Required fields are marked *