LDA Peringati 40 Hari PB XIII, Gusti Moeng: Jumenengan PB XIV Hangabehi Tunggu Tanda Alam

- 11 Desember 2025 | 09:48
IMG
LDA Keraton Surakarta menggelar peringatan 40 hari mangkatnya PB XIII, Rabu (10/12). (Dok.Surakartaraya.com)

Surakartaraya com- Lembaga Dewan Adat dan PB XIV Hangabehi duluan mengadakan peringatan 40 Hari Mangkatnya PB XIII di Sasana Handrawina, Keraton Surakarta Hadiningrat, Rabu (10/12). 

Sedangkan kubu PB XIV Purbaya baru menggelar peringatan 40 Hari Mangkatnya PB XIII Kamis (11/12) malam. Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta menegaskan status KGPH Mangkubumi sebagai PB XIV. 

“Kami mengucap terimakasih dan meminta semua para keluarga sedikit bersabar untuk pelaksanaan kegiatan adat lanjutan yang berkaitan dengan penetapan KGPH Mangkubumi sebagai SISKS PB XIV Hangabehi,” ujar Ketua LDA Keraton Surakarta, GKR Wandansari Koes Moertiyah.

Dia juga mendoakan Suryo Suharto - KGPH Hangabehi yang bertahta sebagai SISKS PB XIV mendapatkan perlindungan Tuhan.

Gusti Moeng menegaskan bahwa prosesi 40 hari wafatnya PB XIII sudah selesai. Dalam kegiatan itu banyak masukan dari keluarga besar agar keraton bisa terus menjaga ketentraman dan terus melestarikan peninggalan leluhur baik dalam adat maupun budaya yang ada di keraton.

“Kami terus memohon petunjuk pada Allah SWT agar bisa terus menjaga paugeran yang sudah dijaga secara turun temurun,” kata dia.

Dia menegaskan jika sampai pihaknya menyalahi itu pasti akan disalahkan banyak orang atau keluarga besar dinasti Mataram. 

“Kami tetap berpegang pada paugeran atau etika yang betul-betul harus dikedepankan," tegasnya. 

Disinggung soal kelanjutan prosesi adat yang berkaitan dengan jumenengan raja baru, SISKS PB XIV, LDA Ketaron Surakarta menegaskan bahwa KGPH Mangkubumi sudah sah dilantik menjadi SISKS PB XIV Hangabehi pada 13 November lalu. 

Hanya saja soal upacara dan tata cara yang berkaitan dengan seremonial dan pengenalan raja baru pihaknya masih menunggu tanda dari alam. 

"Setiap pergantian raja kami kan selalu menyurati pemerintah. Untuk kapan kita tunggu dulu. Ya nanti kalau jumenengan yang lengkap tata caranya ya ada Tari Bedhaya Ketawang, itu sudah menjadi satu keharusan," tegas Gusti Moeng. (IM).




 

Berita Terkait