Curabitur
Surakartaraya.com, Jakarta- Program Korea–Korea Seleção (KKS) digagas Bambang Pacul, Coach Justin, dan Faisal Xavier sebagai upaya mendorong regenerasi pemain muda dari Jawa Tengah melalui pelatihan sepak bola di Purtugal membuahkan hasil.
Bambang Wuryanto atau yang akrab dipanggil Bambang Pacul Ikut mendampingi delapan peraih beasiswa KKS bertemu Puan di ruangan pimpinan DPR di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (8/10),
Bambang Pacul
menegaskan bahwa KKS merupakan program pertama di Indonesia yang secara serius
membuka jalur internasional bagi pemain usia muda dengan metode pertukaran
pelajar di bawah 18 tahun sesuai peraturan FIFA
“Ini dalah gelombang
kedua pengiriman pemain, setelah program pertama sukses pada tahun 2024 dan ini
adalah program pertama di Indonesia yang secara serius membuka jalur
internasional bagi pemain usia muda, tahun ini sudah ada delapan anak yang
lolos, “katanya.
Sementara itu
istilah “korea-korea” populer di masyarakat Jawa dan secara kultural merujuk
pada kelompok kelas menengah ke bawah yang memiliki mimpi besar meningkatkan
status sosial dan ekonomi.
Mereka dikenal
karena semangat juang yang tinggi dalam upaya keluar dari kemiskinan. Bambang
Pacul kerap disebut sebagai 'komandan korea'.
Ia
mengungkapkan, enam dari delapan pemain KKS sudah masuk dalam seleksi timnas
U-17.
“Ini bukti
bahwa pembinaan yang benar bisa menghasilkan pemain hebat. Ingat selalu doa dan
restu orang tua, serta fokus belajar agar cita-cita kalian tercapai,” pesan
Pacul.
Sementara itu,
pelatih Coach Justin menyoroti bagaimana anak-anak Indonesia awalnya diremehkan
oleh klub-klub Portugal, bahkan dianggap setara dengan pemain usia 11 tahun, namun
melalui pertandingan uji coba, mereka
membuktikan kualitasnya saat berlaga melawan salah satu klub terbaik di Kota
Lisbon, Portugal, Tim KKS berhasil menang 7–2.
Coach Justin
memastikan seluruh aspek, dari sekolah, tempat tinggal, hingga pendampingan
bagi penerima beasiswa KKS sudah disiapkan bekerja sama dengan Kedutaan Besar
Portugal.
“Program KKS
sudah terbukti. Kalau dilatih dengan benar, pemain Indonesia bisa bersaing di
level internasional,” ungkap Coach Justin.
Program ini telah
menyeleksi lebih dari 2.410 pemain U-15 dari enam karesidenan di Jawa Tengah. Dari
seleksi tersebut, terpilih 17 pemain terbaik untuk mengikuti pelatihan dan
pertandingan uji coba di Portugal dan Delapan pemain terbaik akhirnya lolos
untuk menjalani program beasiswa satu tahun penuh di Portugal. (*)
Your email address will not be published. Required fields are marked *