Dampingi Delapan Peraih Beasiswa KKS ke Portugal, Bambang Pacul: Ini bukti, Pembinaan Yang Benar Bisa Menghasilkan Pemain Hebat

- 09 Oktober 2025 | 12:32
IMG
Bambang Wuryanto atau yang akrab dipanggil Bambang Pacul. (Dok. @kks_jateng)

Surakartaraya.com, Jakarta- Program Korea–Korea Seleção (KKS) digagas  Bambang Pacul, Coach Justin, dan Faisal Xavier sebagai upaya mendorong regenerasi pemain muda dari Jawa Tengah melalui pelatihan sepak bola di Purtugal membuahkan hasil.


Bambang Wuryanto atau yang akrab dipanggil Bambang Pacul Ikut mendampingi delapan peraih beasiswa KKS bertemu Puan di ruangan pimpinan DPR di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (8/10),

Bambang Pacul menegaskan bahwa KKS merupakan program pertama di Indonesia yang secara serius membuka jalur internasional bagi pemain usia muda dengan metode pertukaran pelajar di bawah 18 tahun sesuai peraturan FIFA

“Ini dalah gelombang kedua pengiriman pemain, setelah program pertama sukses pada tahun 2024 dan ini adalah program pertama di Indonesia yang secara serius membuka jalur internasional bagi pemain usia muda, tahun ini sudah ada delapan anak yang lolos, “katanya.

Sementara itu istilah “korea-korea” populer di masyarakat Jawa dan secara kultural merujuk pada kelompok kelas menengah ke bawah yang memiliki mimpi besar meningkatkan status sosial dan ekonomi.

Mereka dikenal karena semangat juang yang tinggi dalam upaya keluar dari kemiskinan. Bambang Pacul kerap disebut sebagai 'komandan korea'.

Ia mengungkapkan, enam dari delapan pemain KKS sudah masuk dalam seleksi timnas U-17.

“Ini bukti bahwa pembinaan yang benar bisa menghasilkan pemain hebat. Ingat selalu doa dan restu orang tua, serta fokus belajar agar cita-cita kalian tercapai,” pesan Pacul.

Sementara itu, pelatih Coach Justin menyoroti bagaimana anak-anak Indonesia awalnya diremehkan oleh klub-klub Portugal, bahkan dianggap setara dengan pemain usia 11 tahun, namun melalui pertandingan uji coba,  mereka membuktikan kualitasnya saat berlaga melawan salah satu klub terbaik di Kota Lisbon, Portugal, Tim KKS berhasil menang 7–2.

Coach Justin memastikan seluruh aspek, dari sekolah, tempat tinggal, hingga pendampingan bagi penerima beasiswa KKS sudah disiapkan bekerja sama dengan Kedutaan Besar Portugal.

“Program KKS sudah terbukti. Kalau dilatih dengan benar, pemain Indonesia bisa bersaing di level internasional,” ungkap Coach Justin.

Program ini telah menyeleksi lebih dari 2.410 pemain U-15 dari enam karesidenan di Jawa Tengah. Dari seleksi tersebut, terpilih 17 pemain terbaik untuk mengikuti pelatihan dan pertandingan uji coba di Portugal dan Delapan pemain terbaik akhirnya lolos untuk menjalani program beasiswa satu tahun penuh di Portugal. (*)

 

Berita Terkait