Curabitur
Surakartaraya.com- Pelaksaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kelurahan Sumber, Banjarsari Solo tidak berjalan mulus.
Warga kampung RW 10 Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari, Solo menolak pendirian Satuan Pelayanan Penyedia Gizi (SPPG) yang berlokasi di Pajajaran Utara III Sumber.
Penolakan
dipicu karena pembangunan tidak berizin warga setempat dan mengancam ketenangan
warga terutama pada malam hari.
“Ini merupakan
kali ketiga pertemuan antara pihak SPPG dengan warga kampung yang difasilitasi
oleh pemerintah setempat termasuk Satgas Percepatan MBG Pemkot Kota Solo,” ujar
Perwakilan Satgas Percepatan SPPG Pemkot Solo, Winarno, Rabu (15/10).
Ia mengatakan
akar masalah utama pendirian dapur MBG di RW 10 belum adanya sosialisasi kepada
warga sekitar.
Dia menegaskan
warga merasa keberatan dapur MBG itu berdiri di tengah-tengah lingkungan
kampung dan dapurnya berdekatan dengan rumah warga.
“Kita sebagai
satgas hanya bisa memediasi tidak bisa mengambil keputusan,” katanya
Winarno
menegaskan pihaknya juga sempat sidak ke lokasi yang berada di jalan Pajajaran
Utara III nomor 46. Pemkot Solo menyarankan agar pihak SPPG segera
berkomunikasi dengan warga untuk bisa mencari solusi dan pembangunan dapur MBG
bisa kembali dilanjutkan.
"Kita
menyarankan agar pembangunan dihentikan sementara sambil menunggu proses ini.
Kalau ada sosialisasi kepada warga sebelum pembangunan SPPG maka insiden
seperti ini tidak akan terjadi,” ucap dia.
Ia menambahkan
pembangunan yang dinilai mendadak, warga juga mempertanyakan sejumlah izin yang
diduga belum dipenuhi oleh pihak SPPG seperti Izin Pendirian Bangunan Gedung
(IPBG), AMDAL Lalu Lintas, dan Sanitasi. (IM).
Your email address will not be published. Required fields are marked *