Curabitur
Surakartaraya com- Samsat Solo jemput bola mensosialisasi potongan 5 persen pajak kendaraan bermotor (PKB) pada wajib pajak, dengan cara membagikan takjil di depan Mapolresta Surakarta Jalan Slamet Riyadi Solo.
“Adanya diskon
pajak harus tersampaikan secara luas kepada masyarakat,” ujar Kasi Pelayanan
Pajak Daerah (PPD) Samsat Solo, Ghita Puspitasari, Selasa (24/2).
Ia mengatakan
sosialisasi dilakukan agar masyarakat tidak perlu khawatir akan isu penerapan
opsen pajak yang bergulir belakangan hari.
Ia mengatakan
Pemprov Jateng kembali menggulirkan program stimulus berupa diskon PKB sebesar
5 persen yang berlaku sejak 20 Februari hingga Desember 2026 mendatang.
“Aturan ini
diterbitkan melalui Keputusan Gubernur Jateng Nomor 100.3.3.1/43 Tahun 2026
sebagai respons atas dampak penerapan opsen pajak dari pemerintah pusat,” kata
dia.
Selain
pemotongan pokok pajak, kata dia, penyesuaian juga berlaku pada denda atau
sanksi administratif yang mengikuti nilai pokok setelah dikurangi.
“Adanya
kebijakan ini pula, wajib pajak yang memiliki tunggakan berpeluang mendapatkan
keringanan. Untuk pemanfaatannya wajib pajak tidak perlu repot, cukup
mendatangi layanan perpajakan yang ada, dan di situ harga yang dibayarkan akan
otomatis terpotong diskon 5 persen melalui sistem yang tersedia,” ucap dia.
Ghita juga
menyinggung realisasi pembayaran PKB pada Januari 2025 tercatat mencapai
Rp14.870.331.500. Sementara itu, pada Januari 2026, angka tersebut terkoreksi
menjadi Rp14.178.483.500. Penurunan ini terjadi di tengah penerapan opsen PKB
sebesar 16,6 persen dari nilai pokok.
Berbeda dengan
PKB, sektor Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) justru menunjukkan tren
positif yang signifikan. Pada Januari 2026, penerimaan BBNKB mencapai
Rp4.875.340.000, melonjak tajam dibandingkan Januari 2025 yang hanya berada di
angka Rp3.358.308.500.
“Dengan adanya
potongan 5 persen ini kami berharap masyarakat bisa memanfaatkannya, baik
melalui kantor induk maupun layanan kami lainnya seperti Samsat Keliling,
Samsat Malam, maupun gerai di MPP (Mall Pelayanan Publik),” katanya.
Wakapolresta Solo, AKBP Sigit, menyebut pembagian takjil di kawasan tersebut akan digelar selama Ramadan dengan setiap harinya disediakan 200 paket takjil.
“Bagi-bagi
takjil, lanjut dia, selain untuk mensosialisasikan berbagai agenda atau
kebijakan secara langsung kepada masyarakat, juga dimaksudkan untuk mempererat
hubungan antar Polri dan masyarakat,” pungkasnya. (IM)
Your email address will not be published. Required fields are marked *