Curabitur
Surakartaraya.com- KGPH Panembahan Agung Tedjowulan menyambut memerintahkan pembersihan kawasan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dari lingkungan Keraton Kilen.
Hal itu
dilakukan sebagai upaya melanjutkan revitalisasi Keraton Solo. Dimana pada
tahap pembersihan akhirnya telah menembus pepohonan liar yang tumbuh hingga gerbang barat
Keraton Kilen.
"Kini,
Keraton Surakarta sudah bisa kembali diakses dari barat, tepatnya dari Gerbang
Keraton Kilen," terang juru bicara KGPH Panembahan Agung Tedjowulan,
Kangjeng Pakoenegoro, Kamis.(12/3).
Ia mengatakan
selama ini gerbang Keraton Kilen ditutup rapat selama puluhan tahun. Bahkan,
pintu utama ditutup pagar besi berduri.
“Seingat saya,
sudah puluhan tahun gerbang Keraton Kilen ini tidak dapat diakses, apalagi
masih ditambah pagar besi kawat berduri yang digembok," kata dia
Guru besar
kehormatan Asean University International Malaysia ini menambahkan, masyarakat
Baluwarti sampai memasang papan larangan parkir dan nongkrong di depan area
gerbang Keraton Kilen.
"Syukurlah
Panembahan Agung telah memerintahkan agar gerbang Keraton Kilen dibuka lagi.
Revitalisasi akan berlanjut dimulai dari sini," jelas profesor honoris
causa bidang tasawuf dan kebudayaan ini.
Pakoenegoro
menjelaskan, revitalisasi mengutamakan kawasan cagar budaya Keraton Kasunanan
Surakarta Hadiningrat yang tampak dan mudah diakses oleh publik, seperti
Panggung Sanggabuwana dan Museum. Oleh karena itulah, prioritas berikutnya
diputuskan untuk mereitalisasi Keraton Kilen yang memiliki gerbang sendiri di
barat. (IM).
Your email address will not be published. Required fields are marked *