Perayaan Imlek Bertepatan dengan Ramadan, Panitia Sediakan Takjil Gratis

- 30 Januari 2026 | 11:21
IMG
Panitia Imlek Solo memberikan keterangan terkait event Imlek 2026. (Dok.Surakartaraya.com)

Surakartaraya.com- Perayaan Tahun Baru Imlek 2577/2026 di Kota Solo pada tahun ini berbarengan dengan bulan suci Ramadan. Panitia Imlek pun akan menyediakan takjil gratis bagi umat muslim yang berpuasa.

“Panitia Bersama Imlek Solo menyiapkan konsep dengan mengedepankan semangat akulturasi budaya dan toleransi beragama,” kata Ketua Panitia Bersama Imlek 2577/2026, Sumartono Hadinoto, Jumat (29/1).

Langkah tersebut, kata dia, diambil mengingat perayaan Imlek kali ini bertepatan dengan datangnya bulan suci Ramadan. 

“Semangat kebersamaan ini menjadi pondasi utama dalam rangkaian acara yang dirancang untuk memperkuat julukan Solo sebagai kota paling toleran di Indonesia,” ujar Sumartono, Kamis (29/1).

Ia mengungkapkan inovasi adalah kunci dalam penyelenggaraan acara tahun ini demi memenuhi kebutuhan dinamika masyarakat saat ini. Apalagi tahun ini Imlek berbarengan dengan saudara muslim mulai puasa pada 17 Februari.

“Kami akan pembagian 500 paket takjil setiap hari selama dua minggu pertama bulan puasa di area publik, yang merupakan hasil kerja sama dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia Soloraya,” kata dia.

Ia mengatakan mulai 1 Februari, ribuan lampion bergaya Imlek akan menerangi kawasan Pasar Gede dan Jalan Jendral Sudirman. Namun, memasuki pertengahan Februari, ornamen Ramadan akan mulai dipadukan di sela-sela lampion shio yang sudah terpasang.

“Di sela-sela lampion shio di Jalan Jendral Sudirman akan dipasang lampion nuansa Idulfitri tapi nuansanya juga nuansa Tionghoa. Itu bentuk akulturasi budaya,” ucapnya.

Ia menyebut ornamen lampion masjid di Plaza Balai Kota nanti ada Masjid Cheng Ho, kemudian di Bundaran Gladak ada Masjid Lao Tze. Bahkan Gapura Imlek nanti separuhnya sudah bernuansa Idul Fitri. 

“Kami betul-betul terus ikut menjaga dan merawat Kebhinekaan di Kota Solo agar semakin kedepan semakin toleransi,” katanya.

Ia menambah rangkaian panjang Imlek ini akan ditutup dengan Kirab Barongsai keliling kota dan perayaan Cap Go Meh di Pendapi Gede Balaikota pada 3 Maret 2026. (IM).


Berita Terkait