Patahkan Alasan Kopi Sebabkan Gerd dan Asam Lambung, Ini Penjelasannya

- 11 Oktober 2025 | 08:34
IMG
Dokter Tirta dalam sebuah acara podcastnya (Dok. Youtube)

Surakartaraya.com- Kamu hobby ngopi? atau kamu ngopi kalau pas lagi suntuk pikiranmu?, ternyata ngopi bukan saja baik buat Kesehatan, tapi juga sudah menjadi pola hidup di Masyarakat perkotaan.

Sebagian orang menjadikan kopi sebagai gaya hidup, bukan lagi sebagai pelengkap dalam aktifitras keseharian, namun sudah menjadi sebuah kebutuhan di Tengah-tengah aktifitas masyarakat.

Lantas, apakah kopi baik dikonsumsi setiap hari atau apakah kebiasaan ngopi akan berdampak buruk untuk kesehatan kita?

Dokter yang sekaligus segabagi pegiat Kesehatan, dr. Tirta dalam sebuah podcast nya membeberkan hal-hal secara terbuka soal kebiasaan ngopi, bahkan dokter Tirta mematahkan sebuah alasan bahwa kopi kerap dicap sebagai penyebab maag dan asam lambung

Ngopi, atau minum kopi menurutnya, adalah sebuah kebiasaan yang bagus, bukan tanpa alasan kebiasaan ngopi dapat membantu kita meningkatkan stamina ketika memulai aktifitas maupun olahraga. Bukan itu saja ternyata banyak manfaat yang kita dapatkan dari secangkir kopi.

“Kopi hitam tanpa gula, bisa membantu kita meningkatkan fokus stamina hingga menurunkan resiko beberapa penyakit, ingat ya tanpa gula.” kata dokter yang juga hobby lari.

Apakah akan berefek pada penderita lambung, terutama meningkatnya asam lambung dan Gerd?

“Yang bikin GERD itu bukan kopi, tapi pola hidup. Kopi justru punya manfaat kalau diminum dengan benar,” ujarnya.

Ia mencontohkan, kopi hitam tanpa gula bisa membantu meningkatkan fokus, stamina, hingga menurunkan risiko beberapa penyakit.Namun, efeknya akan berbeda jika diminum berlebihan, apalagi ditambah gula atau krimer.

Sementara pendapat yang sama diungkapkan oleh Ahli Gizi RSHS, Sri Afiani S.Gz,RD, dalam kutipannya yang diambil dari media daring, Sri Afiani mengungkapkan bahwa kandungan kalori dalam kopi hitam (tanpa campuran apapun)  sangatlah kecil. Hal ini tentunya akan berbeda jika kopi tersebut dicampur dengan gula, creamer dan lain-lain. Kalorinya pastilah bertambah.

“Dibalik aroma dan rasanya, minum kopi memiliki segudang manfaat lho, kandungan kafein dalam kopi itu dapat mempercepat metabolisme, meningkatkan pembakaran energi, meningkatkan aktivitas hingga menstimuli kerja saraf kita, “terangngnya.

Kafein dapat membuat kita lebih aktif dan lebih dapat berkonsentrasi. Zat ini menstimuli kita supaya  lebih berenergi. Hal itulah yang membuat kafein dapat membuat kita bersemangat, menstimuli otot-otot tubuh termasuk otot jantung sehingga lebih cepat kerjanya. Usus-usus kita pun juga akan berkontraksi lebih, tutupmya (*) (dirangkum dari sumber media daring)

 

Berita Terkait