Karakter Majikan Pembunuh Satpam di Bogor Terungkap, Ternyata Seperti Ini!

- 19 Januari 2025 | 08:00
IMG
Rumah majikan pembunuh satpam di Bogor (detik.com)

Surakartaraya.com- Seorang satpam di sebuah rumah mewah di Bogor, Jawa Barat, kehilangan nyawanya setelah dibunuh oleh majikannya sendiri. Kasus ini mengungkap sifat asli dari majikannya yang mudah marah. 

Satpam tersebut bernama Septian dan dibunuh oleh AMM (26), yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Septian ditemukan tewas berlumuran darah di rumah mewah di Jalan Lawang Gintung, Bogor Selatan, pada Jumat (17/1/2025) sekitar pukul 04.20 WIB. Korban mengalami luka di kepala dan dada akibat senjata tajam. 

Polisi menerima laporan dari W, sopir di rumah tersebut, dan langsung melakukan pengecekan. Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk autopsi.  

Kapolresta Bogor Kota Kombes Eko Prasetyo menjelaskan, "Ada kejadian tindak pidana diduga pembunuhan yang terjadi di Bogor Selatan kurang lebih pada pukul 04.30 tadi pagi. Polsek langsung cek ke TKP dan saat ini masih dalam proses penyelidikan." 

Istri Septian, Dewi (47), terkejut mendengar kabar kematian suaminya yang dibunuh oleh anak majikan. Ia merasa sangat terguncang dan tidak siap menerima kenyataan tersebut, tulis Detik, Minggu (19/1). 

Selama ini, Septian bekerja sebagai satpam di rumah mewah di Kota Bogor. Ia dimakamkan di TPU Sembah Dalem Uyut Kalideres, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (18/1/2025). 

AMM telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan di Mapolresta Bogor Kota. "Tersangka sudah ditahan sejak kemarin," ungkap Kapolresta. AMM dikenakan Pasal 338 dan Pasal 351 KUHP, terancam 15 tahun penjara. 

Polisi juga telah melakukan autopsi dan tes urine terhadap AMM, yang hasilnya positif narkoba.  

Mantan sopir rumah mewah, Arif, menyebut AMM sebagai sosok pemarah dan temperamental. Dia mengaku sering mengalami kekerasan dari AMM selama bekerja di sana, sehingga memutuskan untuk berhenti. 

Arif mengungkapkan, "Pernah kerja di sini setahun, saya baru keluar bulan Desember kemarin karena tidak tahan dengan kelakuan AMM." 


 

Berita Terkait