KAI Commuter Berlakukan Aturan Berbuka Puasa di KRL Selama Ramadan

- 23 Februari 2026 | 13:48
IMG
Penumpang KRL saat naik dari Stasiun Solo Balapan. (Dok.Surakartaraya.com).

Surakartaraya.com- Pengelola KAI Commuter memberlakukan aturan khusus bagi pengguna Commuter Line atau KRL Stasiun Palur-Stasiun Tugu Yogyakarta saat memasuki waktu berbuka puasa di dalam perjalanan. 

Pengguna diperbolehkan untuk membatalkan puasa Ramadan dengan makanan dan minuman ringan saat waktu berbuka tiba di dalam kereta.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan pihaknya memperbolehkan penumpang berbuka puasa di dalam Commuter Line, untuk berbuka dengan makanan dan minuman ringan secara tidak berlebihan.

“Kami mempersilahkan penumpang berbuka puasa makanan dan minuman ringan secara tidak berlebihan,” kata Karina, Minggu (22/2).

Dia mengatakan menghindari makanan berlebihan agar tidak menimbulkan bau menyengat. Petugas KRL, kata dia,  akan menginformasikan waktu berbuka puasa, baik di dalam Commuter Line maupun di area stasiun. 

Selain itu, KAI Commuter menyediakan fasilitas water station atau dispenser air minum gratis yang bisa dinikmati oleh seluruh pengguna dengan menggunakan botol minum (tumbler) sendiri.

Ia menambahkan selama bulan Ramadan operasional pelayanan perjalanan Commuter Line di wilayah Jabodetabek dan Yogyakarta tetap berjalan normal. 

Untuk Commuter Line Jabodetabek, KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 1.065 perjalanan setiap hari mulai pukul 04.00 WIB - 24.00 WIB. Sedangkan pelayanan Commuter Line Basoetta sebanyak 70 perjalanan setiap hari dan sebanyak 14 perjalanan untuk Commuter Line Merak.

Sementara itu, untuk layanan Commuter Line Yogyakarta–Palur, pada bulan Ramadan ini tetap mengoperasikan sebanyak 27 perjalanan dan sebanyak 10 perjalanan Commuter Line Prameks setiap harinya.

“Kami meminta penumpang untuk disiplin dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama dengan tidak membuang sampah sembarangan, termasuk sampah bekas kemasan makanan dan minuman saat berbuka puasa di dalam kereta,” pungkasnya. (IM).



Berita Terkait