Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500

- 26 Januari 2026 | 09:22
IMG
Pemakaman jenazah korban meninggal jatuhnya pesawat ATR 42 Seri 500 asal Karanganyar, Minggu (25/1). (Dok.Surakartaraya.com)

Surakartaraya.com- Isak tangis warnai kedatangan jenazah Hariadi, Flight Operation Officer (FOO), pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) tiba di rumah duka, Minggu (25/1).

Rumah duka berada di RT 3 /RW 8 Perumahan III di Desa Jati, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar. Rencana pemakaman Minggu (25/1) di Dusun Karangnongko, Desa Karangrejo, Kerjo, Karanganyar.

Jenazah tiba di rumah duka pukul 14.30 WIB langsung dibawa masuk ke dalam rumah untuk disalatkan keluarga inti.

Kedatangan jenazah disambut isak tangis keluarga inti termasuk istri korban Hariari, Rira Indah Saparia dan ibu almarhum Sutini. 

“Almarhum Hariadi meninggal dunia saat bertugas menjaga sumber daya alam negara,” ujar Kepala Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Cilacap, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dwi Santoso Wibowo.

Dia memastikan sosoknya sangat baik dan pekerja keras bagi negara dan keluarga.

Ia menegaskan almarhum orang baik dan mengajak pelayat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik.

“Almarhum meninggal saat bertugas negara. Jika ada salah bisa dimaafkan,” kata Dwi dalam sambutannya mewakili Kementerian Kelautan dan Perikanan, Minggu (25/1).

Setelah disalatkan keluarga, jenazah dibawa ke Masjid Istiqomah untuk disalatkan warga kampung.

Saat momen jenazah dibawa keluar rumah, ibu korban Sutini pingsan dan digendong warga masuk ke dalam rumah.

Jenazah korban dibawa keluar masjid pukul 14.09 WIB untuk disemayamkan di Dusun Karangnongko, Desa Karangrejo, Kerjo, Karanganyar, Jateng.

Ketua RT 3, Rudi Hermawan mengatakan rencananya jenazah korban pesawat ATR 42 Seri 500 asal Karanganyar akan tiba di rumah duka pada Minggu siang ini. 

“Setelah turun dari pesawat di Surabaya, jenazah akan dibawa ke Karanganyar melalui jalur darat. Dan langsung dibawa ke rumah duka dan dimakamkan,” tandasnya. (IM).




Berita Terkait